Transaksi berjalan kembali mencatat surplus yang didukung oleh surplus neraca perdagangan barang yang tetap tinggi.
Erwin Haryono mengatakan kinerja transaksi berjalan bersumber dari surplus neraca perdagangan nonmigas yang terjaga didukung oleh harga komoditas ekspor yang tetap tinggi.
"Selain itu, defisit neraca perdagangan migas menurun seiring dengan tren penurunan harga minyak dunia di tengah kecenderungan peningkatan kebutuhan bahan bakar pada periode Hari Besar Keagamaan Nasional Natal dan tahun baru," ujarnya melansir keterangan resmi, Senin . Adapun untuk defisit neraca jasa sendiri turut membaik karena ditopang kenaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara sebagai dampak positif penyelenggaraan berbagaiKemudian, surplus transaksi berjalan juga ditopang oleh peningkatan surplus neraca pendapatan sekunder bersumber dari kenaikan penerimaan hibah pemerintah.
"Untuk defisit neraca perdagangan primer meningkat dipengaruhi oleh pembayaran imbal hasil investasi kepada investor asing yang meningkat sejalan dengan siklus bisnis dan tren kenaikan suku bunga," jelasnya. Diketahui, transaksi berjalan kembali mencatat surplus sebesar 4,3 miliar dolar AS atau 1,3 persen dari Produk Domestik Bruto melanjutkan capaian surplus pada triwulan sebelumnya sebesar 4,5 miliar dolar AS atau 1,3 persen dari PDB.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
BI: Surplus Transaksi Berjalan Tahun 2022 Surplus US$13,2 MiliarBank Indonesia (BI) mencatat transaksi berjalan Indonesia sepanjang 2022 mencapai US$13,2 miliar.
Baca lebih lajut »
BI Ramal Transaksi Berjalan Indonesia Surplus 0,4 Persen pada Akhir 2023Bank Indonesia meramal transaksi berjalan Indonesia bisa mengalami surplus pada akhir 2023. Apa alasannya?
Baca lebih lajut »
BI Laporkan Transaksi Berjalan RI Surplus US$ 4,3 M di Q4Transaksi berjalan kembali mencatat surplus sebesar 4,3 miliar dolar AS atau 1,3% dari PDB.
Baca lebih lajut »
BI Catat Surplus Transaksi Berjalan US$4,3 Miliar pada Kuartal IV/2022Simak laporan Bank Indonesia (BI) terkait surplus transaksi berjalan sebesar US$4,3 miliar pada kuartal IV/2022
Baca lebih lajut »
Neraca Pembayaran Positif Berkat Surplus Transaksi Berjalan |Republika OnlineBI melaporkan Neraca Pembayaran Indonesia (NPI) pada kuartal IV 2022 tetap solid.
Baca lebih lajut »
BI: Surplus Transaksi Berjalan Mencapai 1,3 Persen dari PDB |Republika OnlineTransaksi berjalan kembali mencatat surplus.
Baca lebih lajut »