Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut Sumatera Utara (Sumut) merupakan daerah dengan pecandu narkoba terbanyak di Indonesia. kasuspenyalahgunaannarkoba
jpnn.com, MEDAN - Badan Narkotika Nasional menyebut Sumatera Utara merupakan daerah dengan pencandu narkoba terbanyak di Indonesia. Bahkan, ada lebih dari 1 juta orang diperkirakan merupakan penyalaguna narkoba di Sumut. Hal ini pun langsung memantik reaksi Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi.Baca Juga: Baginya, ada banyak faktor mengapa Sumut bisa menjadi daerah terbanyak kasus narkoba.
Salah satunya, karena Sumut memiliki banyak jalur tikus yang dimanfaatkan para bandar narkoba untuk memasukkan barang haramnya. “Bukan soal peringkat narkoba ini, persoalannya pintu tikus kami cukup banyak, mengawasinya cukup susah,” ujar Edy kepada wartawan di Rumah Dinas Gubernur, Selasa .Baca Juga: Edy mengatakan persoalan ini tidak akan bisa segera ditangani tanpa peran semua pihak bukan hanya pihak kepolisian.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
6 Polisi Cedera Saat Amankan Aksi Unjuk Rasa di Desa Mompang Julu SumutUnjuk rasa yang berujung rusuh itu buntut tuntutan massa yang meminta jabatan kepala desa segera dicopot.
Baca lebih lajut »
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 30 Juni 2020Berikut ini, jumlah kasus Covid-19 hingga hari ini untuk provinsi Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu:
Baca lebih lajut »
Ombudsman Terima Banyak Pengaduan Orangtua Murid Terkait PPDB SumutOmbudsman menduga ada permasalahan dalam penyelenggaraan PPDB Sumut.
Baca lebih lajut »
Satu SSK Brimob Dikerahkan Amankan Kerusuhan di Madina Sumut |Republika OnlineSejumlah unit kendaraan roda empat dan roda dua sempat dibakar massa.
Baca lebih lajut »
Pembagian BLT di Mandailing Natal Sumut Ricuh |Republika OnlineKepala Desa Mompang Julu dinilai tidak transparan dalam pengolahan Dana Desa.
Baca lebih lajut »
Ekspor Kentang Sumut Meningkat Drastis di Masa PandemiTerdapat dua negara yang menjadi tujuan ekspor, yakni Singapura dan Malaysia. Kentang Sumut dikirim ke Singapura sebanyak tujuh kali dengan volume 66,7 ton senilai Rp725 juta.
Baca lebih lajut »