Berdasarkan data Badan Wakaf Indonesia, ZIS mencapai Rp 180 triliun per tahun
Rep: Silvy Dian Setiawan/ Red: Fernan RahadiREPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Filantropi ekonomi Islam dinilai dapat membantu mengatasi dampak pandemi Covid-19. Hal ini disampaikan Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang menurutnya zakat, infaq dan sedekah yang dihimpun umat Islam menjadi solusi kebangsaan dalam mengatasi pandemi.
"Memahamkan bahwa ZIS yang selama ini hanya lebih banyak diperbincangkan di masjid, mushala atau pondok harus secara masif dimasyarakatkan. Sehingga keberadaan MES dapat lebih dirasakan masyarakat karena memberikan solusi secara baik dan lebih bermanfaat," ujarnya. "MES perlu ikut berupaya mendorong pergerakan aktivitas ekonomi di DIY. Mengingat pandemi belum selesai, maka upaya mendorong aktivitas ekonomi tersebut harus tetap dilakukan secara hati-hati," kata Akbar.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Siap Pasang Badan untuk Jokowi, Megawati Dianggap BerlebihanMegawati dinilai tidak siap berdemokrasi bila pasang badan untuk menangkal kritik terhadap pemerintahan Presiden Jokowi. Dalam sebuah webinar Rabu (18/8/2021),...
Baca lebih lajut »
Jangan Sedih, Mayoritas Orang Memang Kesulitan Turunkan Berat BadanMayoritas orang kesulitan untuk menurunkan berat badan, namun bisa jadi disebabkan oleh beberapa faktor yang tidak disadari.
Baca lebih lajut »
3 Cara Ampuh Menurunkan Berat BadanTak perlu takut makan lemak, meski Anda sedang dalam upaya menurunkan berat badan. Pasalnya, tubuh tetap membutuhkan lemak sehat, apa pun program diet yang Anda pilih. | Sains
Baca lebih lajut »
Optimalkan Pengelolaan Keuangan Daerah, Badan Litbang Kemendagri Sosialisasi Pengukuran IPKDKepala Badan Litbang Kemendagri Agus Fatoni mengatakan kebijakan pengukuran IPKD sebagai upaya untuk menilai kualitas kinerja tata kelola keuangan daerah. Kemendagri
Baca lebih lajut »