Sukuk Rp1,15 Triliun Segera Jatuh Tempo, Begini Kesiapan PNM | Finansial - Bisnis.com

Indonesia Berita Berita

Sukuk Rp1,15 Triliun Segera Jatuh Tempo, Begini Kesiapan PNM | Finansial - Bisnis.com
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 Bisniscom
  • ⏱ Reading Time:
  • 26 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 14%
  • Publisher: 59%

Sukuk Rp1,15 Triliun Segera Jatuh Tempo, Begini Kesiapan PNM

Bisnis.com, JAKARTA - PT Permodalan Nasional Madani menyampaikan kesiapannya untuk melunasi pembayaran pokok Sukuk Mudharabah Berkelanjutan I PNM Tahap I Tahun 2021 Seri A senilai Rp1,158 triliun.

Perseroan harus menjaga saldo minimal dana cadangan primer untuk kebutuhan jangka pendek, yakni dalam 5 hari ke depan, dan harus menjaga saldo minimal dana cadangan sekunder untuk kebutuhan 6-30 hari ke depan. Selain saldo kas dan setara kas, PNM melakukan penempatan dana idle dalam instrumen yang likuid, yakni reksadana pasar uang.

Posisi 31 Mei 2022, perseroan masih memiliki kelonggaran tarik pinjaman yang terdiri atas fasilitas perbankan sebesar Rp8,1 triliun dan pasar modal sebesar Rp4 triliun.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

Bisniscom /  🏆 23. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

KB Bukopin (BBKP) Jual Kredit Bermasalah Senilai Rp2,65 Triliun ke IDMB United | Finansial - Bisnis.comKB Bukopin (BBKP) Jual Kredit Bermasalah Senilai Rp2,65 Triliun ke IDMB United | Finansial - Bisnis.comKredit bermasalah atau nonperforming loan (NPL) gross Bank KB Bukopin diperkirakan akan turun menjadi 5,94 persen dan NPL net menjadi 3,60 persen hingga akhir tahun ini.
Baca lebih lajut »

Bank Dunia Kucurkan Pinjaman Rp1,11 Triliun untuk Indonesia | Ekonomi - Bisnis.comBank Dunia Kucurkan Pinjaman Rp1,11 Triliun untuk Indonesia | Ekonomi - Bisnis.comDana tersebut diberikan guna meningkatkan pendapatan pajak, memperkuat sistem perpajakan menjadi lebih merata, serta memperkuat kelembagaan dalam melakukan perencanaan dan belanja pembangunan yang lebih efisien.
Baca lebih lajut »

Kisah Akseleran Merangkak Jadi P2P Teratas, Pernah Pivot Waktu Bisnis Merosot | Finansial - Bisnis.comKisah Akseleran Merangkak Jadi P2P Teratas, Pernah Pivot Waktu Bisnis Merosot | Finansial - Bisnis.comIbarat dunia sepak bola, Akseleran selayaknya tim-tim berstatus Giant Killer. Sebab, kendati baru mencapai putaran pendanaan Seri A, kinerja Akseleran terbilang mampu merangsek jajaran platform P2P lending papan atas lainnya.
Baca lebih lajut »

CEO LinkAja Beberkan Rencana Garap Bisnis Pinjol | Finansial - Bisnis.comCEO LinkAja Beberkan Rencana Garap Bisnis Pinjol | Finansial - Bisnis.comModalin merupakan buah akuisisi LinkAja terhadap tekfin pendanaan bersama (P2P lending) PT iGrow Resources Indonesia atau iGrow pada akhir April 2021 silam.
Baca lebih lajut »

Ramalan Terbaru Bank Digital, Ada Peluang Geser Daftar 10 Bank Besar Saat Ini | Finansial - Bisnis.comRamalan Terbaru Bank Digital, Ada Peluang Geser Daftar 10 Bank Besar Saat Ini | Finansial - Bisnis.comIndustri perbankan Indonesia tengah berlari dalam lintasan baru, yakni era digital. Mungkinkah dominasi bank jumbo saat ini akan tergerus oleh Bank Jago (ARTO), Allo Bank (BBHI), dan kawan-kawan?
Baca lebih lajut »

Mandala Multifinance (MFIN) Mulai Rasakan Manisnya Platform Digital Mantis | Finansial - Bisnis.comMandala Multifinance (MFIN) Mulai Rasakan Manisnya Platform Digital Mantis | Finansial - Bisnis.comAplikasi Mantis berkontribusi sebanyak 60 persen dari total pembiayaan multiguna Mandala Multifinance (MFIN)
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 08:06:14