Pengamat properti mengapresiasi sektor perbankan yang secara umum belum meningkatkan bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR).
di level 5,25 persen untuk ketiga kalinya meningkat hanya dalam kurun waktu empat bulan terakhir.
Menurutnya, kabar terkait kenaikan suku bunga BI hanya perspektif negatif belaka yang menunjukkan kenaikan seolah-olah tinggi. Pasalnya, selama dua tahun sebelumnya, yakni 2020-2021 suku bunga berada di level terendah sepanjang sejarah Indonesia. “Kalau masalah bunga aja sebagai standar ukuran tidak bisa, yang menjadi ukuran adalah transaksi ini bisa berlangsung enggak?” ujarnya. Dalam hal ini, prospek penjualan properti kembali pada kekuatan pasar domestik.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Suku Bunga KPR Belum Naik, Pakar Properti Apresiasi PerbankanSektor perbankan masih mempertahankan bunga KPR di level aman, hal ini karena laju kredit likuiditas bank.
Baca lebih lajut »
BI 4 Kali Naikkan Suku Bunga, Ekonom Prediksi Kredit Tumbuh Lambat dan NPL NaikEfek kenaikan suku bunga acuan BI baru akan terasa di tahun depan di mana kenaikan suku bunga kredit perbankan akan mulai terasa.
Baca lebih lajut »
Menanti Pulihnya Penjualan Properti kala Suku Bunga MeninggiSuku bunga masih dalam tren kenaikan hingga akhir tahun ini. Namun, sektor properti yang melandai tahun ini diperkirakan bisa kembali tumbuh tahun depan.
Baca lebih lajut »
Kenaikan Suku Bunga BI Belum Mempan Redam InflasiMenghadapi tekanan inflasi dan pergerakan kenaikan agresif dari suku bunga The Fed, Bank Indonesia (BI) juga turut menaikkan suku bunga acuan secara agresif. Menghadapi...
Baca lebih lajut »
Transmisi Suku BungaMeskipun kondisi perbankan masih kuat, kenaikan suku bunga BI akan mengganggu pertumbuhan pinjaman ke sektor riil.
Baca lebih lajut »
Daftar Negara G20 dengan Suku Bunga Tertinggi, RI Urutan Berapa?Simak daftar negara G20 yang menaikkan suku bunga guna mengendalikan laju inflasi yang masih tinggi sepanjang 2022.
Baca lebih lajut »