Ini penjelasan pakar tentang mengapa orang masih bisa terinfeksi Covid-19 meski sudah disuntik vaksin booster. TempoGaya
TEMPO.CO, Jakarta - Sejumlah daerah kini kembali menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 3 karena kenaikan kasus Covid-19. Tak sedikit warga yang mempertanyakan efektivitas vaksin Covid-19. Pasalnya, mereka yang terpapar ada yang sudah divaksin, termasuk booster.Menanggapi hal itu, Wakil Direktur Pendidikan dan Penelitian Rumah Sakit UNS Solo, dr. Tonang Dwi Ardyanto, angkat bicara.
“Indikasi gejala ringan ialah ketika mengalami tanda-tanda terinfeksi Covid-19, segera periksakan dan nanti akan ditentukan oleh tenaga kesehatan terkait metode isolasinya. Atau bisa dideteksi dengan mengukur kecepatan napas yang berada pada frekuansi di bawah 20 per menit maka dianggap normal, sedangkan ketika mendekati 25-30 per menit maka diharapkan waspada,” ungkap Tonang.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Semakin Parah, Satgas Covid-19 Sebut Lonjakan Covid-19 Lebihi Puncak Gelombang PertamaSatgas penanganan Covid-19 menyebut, penambahan kasus positif mingguan saat ini melebihi puncak pertama atau setengah dari puncak gelombang kedua.
Baca lebih lajut »
Covid-19 Meroket, BOR RS Covid-19 Nasional 26,3 Persen | Kabar24 - Bisnis.comBOR harian rumah sakit (RS) Covid-19 secara nasional meningkat per 9 Februari 2022 menjadi 26,3 persen.
Baca lebih lajut »
Kasus Covid-19 di Sulsel Melonjak, Bertambah 451 Orang Hari Ini |Republika OnlinePeningkatan kasus mulai terjadi secara signifikan selama satu pekan terakhir.
Baca lebih lajut »
Kasus Covid-19 Varian Omicron Pada Anak Meningkat, Ini Saran KemenkesBerdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), hantaman Omicron saat ini juga banyak menyerang kelompok anak-anak. Berdasarkan data Ikatan Dokter Anak Indonesia...
Baca lebih lajut »
Ini Wilayah dengan Kasus Aktif COVID-19 Tertinggi di DKILurah Sunter Agung Danang Wijanarka membenarkan ada lebih dari 1.000 kasus COVID-19 di wilayahnya berdasarkan data dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta.
Baca lebih lajut »