Subsidi BBM Tak Tepat Sasaran Jadi Sorotan, Pemerintah Diharapkan Atur Lagi Tata Kelola Data - Tribunnews.com

Indonesia Berita Berita

Subsidi BBM Tak Tepat Sasaran Jadi Sorotan, Pemerintah Diharapkan Atur Lagi Tata Kelola Data - Tribunnews.com
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 tribunnews
  • ⏱ Reading Time:
  • 26 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 14%
  • Publisher: 51%

Subsidi BBM Tak Tepat Sasaran Jadi Sorotan, Pemerintah Diharapkan Atur Lagi Tata Kelola Data

“Kita sangat heran pengawasan subsidi dan distribusi BBM oleh negara sangat rendah, lihat saja Kemenkeu pernah mengungkapkan bahwa anggaran subsidi dan kompensasi energi yang mencapai Rp502,4 triliun sebagian besar oleh orang kaya,” kata Haris dalam keterangannya, Rabu .

Menurutnya subsidi tak tepat sasaran merupakan imbas dari permasalahan data. Sehingga KNPI meminta permasalah tersebut bisa diperbaiki negara dengan mengatur tata kelola. “Kendala utama penyaluran subsidi tepat sasaran pada masalah data, maka sebaiknya pemerintah perbaiki tata kelola ini,” ungkapnya. sebagai pengelola tunggal subsidi BBM.

Pemerintah juga dipandang perlu menerapkan konsep pentahelix dengan melibatkan elemen masyarakat seperti ormas, OKP, jurnalis sebagai pengawas BBM bersubsidi.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

tribunnews /  🏆 37. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

1.849 nelayan dan tukang ojek di Ambon terima terima BLT subsidi BBM1.849 nelayan dan tukang ojek di Ambon terima terima BLT subsidi BBMSebanyak 1.849 penerima manfaat yakni nelayan dan tukang ojek di Kota Ambon, Maluku, menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM).
Baca lebih lajut »

Pekerja Pertashop di Nunukan Gelapkan Ratusan Liter BBM, Uangnya untuk Kebutuhan PribadiPekerja Pertashop di Nunukan Gelapkan Ratusan Liter BBM, Uangnya untuk Kebutuhan PribadiTidak hanya BBM, pelaku juga menggelapkan uang setoran milik korban senilai Rp 20 juta pada bulan Oktober 2022.
Baca lebih lajut »

Harga Kedelai Masih Tinggi, Ekonom: Subsidi Harus LanjutHarga Kedelai Masih Tinggi, Ekonom: Subsidi Harus LanjutHingga 8 November 2022, harga rata-rata nasional kedelai telah naik 4,96 persen atau setara Rp700, dari Rp14.100 per kilogram (kg) menjadi Rp14.800 per kg.
Baca lebih lajut »

Ucapan Ahok Munculkan Kecurigaan, Kemampuan Mantan Gubernur Jakarta Dipertanyakan - Pikiran-Rakyat.comUcapan Ahok Munculkan Kecurigaan, Kemampuan Mantan Gubernur Jakarta Dipertanyakan - Pikiran-Rakyat.comBuntut ucapannya mengenai penetapan kenaikan harga BBM, kemampuam Ahok sebagai Komisaris Utama Pertamina dipertanyakan.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 21:58:49