Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan lima tersangka kasus korupsi dalam pengadaan barang perlengkapan Badan SAR Nasional.
Bahkan, orang nomor satu di Basarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi ditetapkan sebagai tersangka karena diduga menerima suap Rp 88,3 miliar dari berbagai vendor.
Terbukti, langkah OTT KPK mendapat tangkapan besar. Seorang perwira tinggi TNI berpangkat bintang tiga yang terjerat dan seorang letnan kolonel. Marsekal Madya Henri pada 17 Juli 2023 telah digantikan oleh Marsdya TNI Kusworo. Kusworo ditunjuk Panglima TNI Yudo Margono. Namun, serah terima jabatan belum dilakukan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Fakta-fakta Kasus Suap Kepala Basarnas hingga Penggunaan Istilah Dana KomandoKepala Basarnas Marsdya Henri Alfiandi disebut menentukan sendiri besaran fee atau dana komando yang harus disetor pengusaha kepadanya.
Baca lebih lajut »
6 Fakta Kepala Basarnas Terjerat Kasus Dugaan Suap dengan Kode 'Dana Komando'KPK menetapkan Kepala Basarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi tersangka kasus dugaan suap. Berikut sejumlah fakta terkait kasus ini.
Baca lebih lajut »
Tahan Letkol Afri Terkait Kasus Suap di Basarnas, Puspom TNI Tegaskan Bekerja ProfesionalPuspom TNI telah menahan Letkol Afri Budi Cahyanto sejak Rabu 26 Juli 2023.
Baca lebih lajut »
Kasus Suap Kepala Basarnas, Puspom TNI: KPK Menyalahi AturanPuspom TNI memprotes langkah KPK yang menetapkan Kepala Basarnas, Marsekal Madya Henri Alfiandi sebagai tersangka dalam kasus korupsi.
Baca lebih lajut »
Wakil Ketua KPK Akui Khilaf Tetapkan Kepala Basarnas Tersangka Kasus Suap - Tribunnews.comKPK mengaku khilaf telah menetapkan Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Henri Alfiandi dan Anggota TNI AU sekaligus Koordinator Administrasi (Koorsmin) Kabasarnas Letkol Adm Afri Budi Cahyanto sebagai tersangka kasus dugaan suap. (ld)
Baca lebih lajut »
Respons Berbeda Novel Baswedan dan Puspom TNI soal Kasus Suap Kepala BasarnasRespons Berbeda Novel Baswedan dan Puspom TNI soal Kasus Suap Kepala Basarnas TempoNasional
Baca lebih lajut »