Studi: Terlalu Sering Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker

Indonesia Berita Berita

Studi: Terlalu Sering Duduk Bisa Tingkatkan Risiko Kanker
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 CNN Indonesia
  • ⏱ Reading Time:
  • 1 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 4%
  • Publisher: 53%

Peneliti menemukan orang yang paling tidak aktif bergerak memiliki risiko 82 persen meninggal akibat kanker dibanding yang tidak aktif.

ini merupakan penelitian pertama yang menunjukkan hubungan kuat antara duduk terlalu lama dengan risiko kanker.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

CNN Indonesia /  🏆 27. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Studi: Demam Jadi Gejala Utama Bayi Terinfeksi Covid-19 |Republika OnlineStudi: Demam Jadi Gejala Utama Bayi Terinfeksi Covid-19 |Republika OnlineDemam jadi gejala utama bayi berusia kurang dari 90 hari yang positif Covid-19. Covid19
Baca lebih lajut »

Studi Baru: Penderita Diabetes Tipe 1 Mungkin Lebih Berisiko Alami Keparahan Covid-19Studi Baru: Penderita Diabetes Tipe 1 Mungkin Lebih Berisiko Alami Keparahan Covid-19Penderita diabetes tipe 1 kemungkinan berisiko tterhadap Covid-19
Baca lebih lajut »

Studi Buktikan, Respons Antibodi OTG Lebih Lemah Terhadap Virus CoronaStudi Buktikan, Respons Antibodi OTG Lebih Lemah Terhadap Virus CoronaKurangnya IgG dan level antibodi dalam fase awal penyembuhan memiliki pengaruh terhadap lemahnya imunitas Orang Tanpa Gejala (OTG).
Baca lebih lajut »

Menguak Berbagai Studi Soal UFO, Pelajari 100 Ribu KasusMenguak Berbagai Studi Soal UFO, Pelajari 100 Ribu KasusStudi soal UFO telah dilakukan lebih dari 50 tahun lalu dan mempelajari sekitar 100 ribu kasus.
Baca lebih lajut »

Studi Temukan Antibodi Corona Hanya Bertahan 2-3 Bulan, Ini ArtinyaStudi Temukan Antibodi Corona Hanya Bertahan 2-3 Bulan, Ini ArtinyaStudi baru menemukan bahwa antibodi virus corona hanya bertahan selama 2-3 bulan saja setelah seseorang terinfeksi Covid-19. Ini artinya.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 10:34:38