Sebuah studi menunjukkan, makan malam yang terlambat dikaitkan dengan perkembangan obesitas dan sindrom metabolik.
- Tak jarang beberapa dari kita memiliki kebiasaan mencari czmilan di tengah malam. Atau, kamu juga kerap menundaSayangnya,tidak peduli berapa pun jumlah kalorinya, makan larut malam mungkin lebih berbahaya daripada makan malam tepat waktu, meskipun terasa nyaman saat tidur. Pasalnya, kebiasaan itu dapat secara drastis mengubah metabolisme tubuh saat tidur.
yang terlambat dikaitkan dengan perkembangan obesitas dan sindrom metabolik menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism.Dalam uji coba kontrol acak, 20 sukarelawan sehat diberi makan malam pada jam 10 malam atau jam 6 malam. Sepuluh laki-laki dan perempuan itu pada umumnya terbiasa tidur antara jam 10 malam sampai jam 1 malam, tetapi diminta tidur antara jam 11 malam sampai 7 pagi untuk penelitian.
Kedua kelompok diberi makan makanan makronutrien, terdiri dari 50 persen karbohidrat, 35 persen lemak dan 35 persen kkal harian. Peserta penelitian dipantau sepanjang malam melalui pelacak yang mereka kenakan, scan lemak tubuh, pengambilan sampel darah per jam dan studi tidur. Mereka juga disuruh makan makanan dengan label non-radioaktif untuk mengukur tingkat pembakaran lemak.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Studi: Algoritma Instagram Lebih Suka Foto-foto 'Terbuka'Sebuah riset mengungkap bahwa Instagram lebih banyak memunculkan konten berisi wanita atau pria berbusana minim di linimasa, benarkah?
Baca lebih lajut »
Lagi, Studi Temukan Kaitan Golongan Darah dengan Corona, Mana yang Lebih Rentan?Studi kembali menyebut kaitan golongan darah tertentu dengan risiko karena virus Corona COVID-19. Golongan darah mana yang kini disebut lebih berisiko? Coronavirus via detikHealth
Baca lebih lajut »
Studi: Risiko Usia di Bawah 20 Terinfeksi Corona Lebih RendahStudi terbaru menunjukkan anak-anak dan remaja usia di bawah 20 tahun setengah kali atau 50 persen lebih rendah kerentanannya terinfeksi virus corona.
Baca lebih lajut »
Nissan Luncurkan X-Trail Terbaru, Lebih Besar dan Lebih BertenagaNissan X-Trail 2021 mendapat desain baru di sekujur eksterior dan interior, serta fitur baru yang makin canggih.
Baca lebih lajut »
Studi Oxford: Dexamethasone Kurangi Kematian Akibat Covid-19 |Republika OnlineDexamethasone menawarkan harapan baru untuk kelangsungan hidup pasien Covid-19
Baca lebih lajut »
Studi Temukan Virus Corona Bisa Menyebar Saat di Toilet, Kok Bisa?Usai sebuah studi menunjukkan virus Corona terdapat dalam feses manusia, studi lain kini menyarankan untuk berhati-hati saat di toilet. Ini penjelasannya: Coronavirus via detikHealth
Baca lebih lajut »