Antibodi yang memerangi Covid-19 di tubuh mereka menurun drastis setelah empat bulan menerima dosis pertama.
yang memerangi Covid-19 di tubuh mereka menurun drastis setelah empat bulan menerima dosis pertama.
Pudarnya antibodi tidak berarti bahwa orang-orang yang telah diimunisasi kehilangan kemampuan mereka untuk melawan penyakit, sebab sel-sel memori tubuh kemungkinan masih bekerja untuk memberikan perlindungan substansial, kata direktur institut milik negara yang melakukan studi tersebut. Ilmuwan Inggris bulan lalu mengungkapkan bahwa perlindungan yang didapat dari dua dosis vaksin Pfizer/BioNTech dan Astrazeneca mulai hilang dalam waktu enam bulan.Studi India tersebut, yang diterbitkan lewat platform pracetak Research Square namun belum ditinjau oleh rekan sejawat, merupakan studi pertama di negara itu yang melibatkan dua vaksin utama mereka, Covishield dan Covaxin yang dikembangkan secara lokal.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Studi: Orang Tidak Divaksin 11 Kali Lebih Mungkin Meninggal Akibat Covid-19Hasil studi terbaru di Amerika Serikat menyebut bahwa orang yang tidak divaksin 11 kali lebih mungkin untuk meninggal akibat Covid-19. TempoTekno
Baca lebih lajut »
Askara Group Sediakan 1.000 Vaksin Covid-19 untuk Buruh dan MasyarakatAskara Group menyediakan 1.000 vaksin untuk para pekerja dan masyarakat di Kalimalang, Bekasi. Askaragroup
Baca lebih lajut »
Penyataan Menkes soal Varian Covid-19 dari Afrika Selatan Ngeri-Ngeri SedapMenkes Budi Gunadi Sadikin menyebut pihaknya tengah mengamati dan mewaspadai penyebaran tiga varian baru Covid-19 yaitu Lambda, jenis Mu, dan C.1.2. Menkes
Baca lebih lajut »