Stranas PK Ungkap Penanganan Perkara di Indonesia Belum Transparan

Indonesia Berita Berita

Stranas PK Ungkap Penanganan Perkara di Indonesia Belum Transparan
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 jawapos
  • ⏱ Reading Time:
  • 36 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 18%
  • Publisher: 51%

Stranas PK memandang kinerja penanganan perkara di Indonesia masih belum optimal dan transparan sehingga dapat menjadi celah terjadinya tindak pidana korupsi.

JawaPos.com – Tim Strategi Nasional Pencegahan Korupsi memandang kinerja penanganan perkara di Indonesia masih belum optimal dan transparan sehingga dapat menjadi celah terjadinya tindak pidana korupsi. Hal ini dibuktikan dari masih adanya oknum lembaga peradilan yang terjerat tindak pidana korupsi dan saat ini kasusnya ditangani oleh Komisi Pemberantasan Korupsi .

“Jika sistem ini sudah terbangun maka setiap Aparat Penegak Hukum dan masyarakat bisa saling memonitor, mengontrol, dan mengawasi perkara yang sedang ditangani,” kata Alex dalam kegiatan Penandatanganan Komitmen Fokus 3 Pelaksanaan Aksi Pencegahan Korupsi 2023-2024 di Kementerian PAN-RB, Jakarta, Jumat .

“Nantinya, jika ada perkara dan sudah ditangani oleh salah satu APH, maka APH lainnya akan melimpahkan informasi yang dimiliki untuk mendukung penanganan perkara,” papar Alex. Baca juga:Genjot Angka Konsumsi, Pembudidaya Ikan di Bojonegoro Terus BertumbuhHal ini merupakan tuntutan dari masyarakat Indonesia yang menginginkan lembaga peradilan yang bersih dari tindakan tidak terpuji.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

jawapos /  🏆 35. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Inilah Bentuk Dukungan Kemnaker Bagi Kemajuan Industri Fesyen Muslim di IndonesiaInilah Bentuk Dukungan Kemnaker Bagi Kemajuan Industri Fesyen Muslim di IndonesiaMenaker Ida Fauziyah ungkap bentuk dukungan Kemnaker bagi kemajuan industri fesyen muslim di Indonesia
Baca lebih lajut »

4 Alasan Pemain Indonesia Belum Bisa Selevel dengan Pemain Eropa - Bolasport.com4 Alasan Pemain Indonesia Belum Bisa Selevel dengan Pemain Eropa - Bolasport.comLegenda timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto ungkap alasan mengapa pemain Indonesia belum selevel dengan Eropa, salah satunya karena mindset.
Baca lebih lajut »

Mendagri: Penanganan Koruptor Sama dengan TerorisMendagri: Penanganan Koruptor Sama dengan TerorisMenteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian mengatakan penanganan korupsi sama dengan penanganan pada kasus terorisme.
Baca lebih lajut »

Bridgestone Indonesia Raih Penghargaan Indonesia Green Award (IGA) 2023Bridgestone Indonesia Raih Penghargaan Indonesia Green Award (IGA) 2023Program IGA 2023 juga memiliki visi menuntun perusahaan dan lembaga pemerintah memiliki program tanggung jawab sosial bersama menuju pelestarian alam.
Baca lebih lajut »

Indonesia Satu-Satunya Wakil Asia Tenggara Di Piala Dunia U-20 2023 | Goal.com IndonesiaIndonesia Satu-Satunya Wakil Asia Tenggara Di Piala Dunia U-20 2023 | Goal.com IndonesiaIndonesia dipastikan membawa nama baik Asia Tenggara seorang diri dalam perhelatan Piala Dunia U-20 2023 ✊️ Sejauh apa Garuda Nusantara bisa melangkah? 🤔 TimnasIndonesia WorldCupU20 Indonesia2023
Baca lebih lajut »

Klub Sepak Bola Tertua di Indonesia, PSM Makassar jadi Kandidat Juara Liga 1 Indonesia 2023Klub Sepak Bola Tertua di Indonesia, PSM Makassar jadi Kandidat Juara Liga 1 Indonesia 2023PSM Makassar berdiri pada 2 November 1915 dengan nama Makassar Voetbal Bond (MVB), Klub sepak bola tertua di Indonesia itu jadi kandidat juara Liga 1.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 12:24:26