Penurunan tajam dalam stok minyak dan rencana OPEC+ memangkas produksi membuat harga minyak mentah Brent mendidih.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA — Harga minyak mentah Brent berada di jalur untuk mencatat kenaikan bulanan pertama mereka tahun ini karena penurunan tajam dalam stok minyak dan rencana OPEC+ memangkas produksi.
Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman September melemah 0,3 persen, menjadi US$74,32 pada Jumat pagi, . Kedua harga acuan tersebut menetap sedikit lebih tinggi pada Kamis dan berada di jalur yang tepat untuk naik lebih dari 2,0 persen pada bulan ini.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Harga Minyak Dunia Naik gara-gara Data Penurunan Minyak AS Lampaui PerkiraanHarga minyak mentah dunia naik lebih dari 2 persen karena persediaan minyak mentah Amerika Serikat (AS) turun lebih dari yang diperkirakan.
Baca lebih lajut »
Minyak melonjak karena penurunan stok AS lebih besar dari perkiraanHarga minyak berjangka melonjak pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), karena penarikan stok minyak mentah Amerika Serikat (AS) lebih besar dari ...
Baca lebih lajut »
Harga Minyak Dunia Melesat, Stok AS Menyusut di Atas PerkiraanStok minyak mentah AS turun 9,6 juta barel pekan lalu, menambah sentimen bullish harga minyak.
Baca lebih lajut »
Efek Pidato Powell: Harga Minyak Langsung NyungsepHarga minyak mentah WTI dibuka turun 0,45% ke posisi US$69,25 per barel, harga minyak mentah brent juga dibuka melemah 0,42% ke posisi US$73,72 per barel.
Baca lebih lajut »
Bos Sawit 'Happy', Harga CPO Naik 3% SehariHarga minyak sawit (crude palm oil/CPO) berjangka Malaysia naik 3% pada perdagangan siang hari ini karena minyak mentah dan minyak nabati saingannya naik.
Baca lebih lajut »
BKKBN: Harganas 2023 Jadi Momentum Penguatan Peran Keluarga dalam Percepatan Penurunan Stunting - Sonora.idHari Keluarga Nasional diperingati setiap tanggal 29 Juni. Pada tahun 2023 ini, Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN)
Baca lebih lajut »