Stefan Bradl terpaksa menggunakan wearpack atau baju balap milik Pol Espargaro lantaran perlengkapan balapnya terlambat tiba!
Dilansir dari Speedweek, drama ini terjadi akibat masalah logistik milik timnya yang terhenti cukup lama di Uni Emirat Arab. Menurut Bradl, logistik mereka baru tiba pada Rabu kemarin."Peti barang dari Abu Dhabi baru tiba di paddock pada Rabu sore. Sebuah pesawat kargo tidak terbang dari Abu Dhabi ke Kuala Lumpur setiap hari. Oleh karena itu tidak ada kemungkinan barang saya akan tiba lebih cepat," papar Bradl.
"Akan lebih baik jika itu baju balap Dainese saya sendiri, tapi itu dari Pol Espargaro. Saya benar-benar harus memaksa diri saya masuk ke baju balap Pol. Meski sepatu bot dan sarung tangannya terlalu kecil untukku!," papar Bradl.Antusiasme Rider-rider Kelas Dunia Menuju MotoGP Mandalika! "Tetapi Honda menunjukkan dalam situasi ini bahwa mereka bereaksi cepat dalam keadaan darurat seperti itu. Ketika keadaan menjadi sulit, HRC mampu memberikan solusi improvisasi dan mengubah peti menjadi sepeda balap murni. Pada hari Selasa saya memiliki sepeda baru yang berfungsi penuh dan kompetitif. Tim mengetahui semua data saya dalam hal posisi tempat duduk dan sebagainya.