Masyarakat pun terus diingatkan terhadap potensi bencana hidrometeorologi. Terutama warga yang rumahnya berada di dekat tebing maupun bantaran sungai. Kata BPBD setempat.
STATUS siaga banjir dan tanah longsor di Kota Sukabumi, Jawa Barat, masih berlaku hingga Oktober 2023. Pertimbangannya karena prediksi curah hujan masih terjadi hingga beberapa bulan ke depan.
"Sampai sekarang hujan masih terjadi sehingga berpotensi banjir dan tanah longsor. Status siaga banjir dan tanah longsor masih berlaku hingga Oktober 2023," tutur Imran di Sukabumi, Rabu .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Prakiraan Cuaca BMKG: Bibit Siklon Tropis 97W, Rob, Siaga Bencana 6 ProvinsiPotensi pertumbuhan awan hujan dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah bibit siklon tropis.
Baca lebih lajut »
Siaga Hadapi Bencana di 2023, Polri Siapkan Operasi Aman Nusa IIKesiapan Polri dalam menghadapi bencana itu salah satunya menyiagakan personel yang tergabung dalam Satgas Kontijensi.
Baca lebih lajut »
Siaga Bencana, DKP NTB Siapkan 35 Ton Cadangan BerasDinas Ketahanan Pangan (DKP) NTB telah mengeluarkan cadangan beras pemerintah (CBP) sebanyak 7 ton. Diberikan kepada warga terdampak cuaca ekstrem dua wilayah, yakni Kabupaten Lombok Barat dan Sumbawa Barat.
Baca lebih lajut »
3.398 Jiwa Terdampak Bencana di Kabupaten Sukabumi |Republika OnlineKerugian akibat bencana di Kabupaten Sukabumi pada 2022 diperkirakan Rp 8,7 miliar.
Baca lebih lajut »
Catatan Bencana di Kabupaten Sragen 2022Sepanjang 2022 ada sedikitnya 27 kejadian bencana di Kabupaten Sragen. Semua bencana yang terjadi termasuk dalam bencana hidrometeorologi.
Baca lebih lajut »