Sri Mulyani mengatakan negara besar butuh orang hebat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan pandemi Covid-19 dapat menjadi momentum dalam melakukan reformasi di berbagai bidang, seperti pendidikan, kesehatan, keamanan sosial, hingga infrastruktur. Baca Juga “Kita ingin menggunakan Covid-19 sebagai momentum untuk mereformasi banyak hal yaitu pendidikan, kesehatan, dan keamanan sosial. Kita menuju masa depan di mana orang-orang Indonesia menjadi inti,” kata Sri Mulyani dalam diskusi daring di Jakarta, Kamis .
Ia menuturkan angka partisipasi pendidikan dasar di Indonesia saat ini telah mencapai 100 persen, namun tantangan selanjutnya adalah memastikan mereka menuju ke jenjang lebih tinggi. “Mampukah mereka berpikir kritis? Kita masih tertinggal. Orang Indonesia demografinya didominasi orang muda, ini harus dipikirkan. Kesejahteraan dari seluruh anak penerus bangsa itu penting,” ujar Sri Mulyani.
“Kita gap infrastrukturnya masih jauh terutama di luar Jawa. Seluruh pulau dari Sumatra hingga Papua,” ujar Sri Mulyani.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
DPR Minta Tambahan Anggaran Jadi Rp7,5 Triliun ke Sri MulyaniDPR meminta Menteri Keuangan Sri Mulyani menambah anggaran badan legislatif menjadi Rp7,5 triliun pada 2021 nanti.
Baca lebih lajut »
Cerita Sri Mulyani di Balik Penerbitan Uang Khusus Rp75.000Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani menceritakan soal di balik penerbitan uang rupiah khusus dalam peringatan Kemerdekaan...
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani Ajak Masyarakat Makan di WartegSri Mulyani mengatakan, masyarakat tidak boleh hanya menonton dan menunggu kebijakan pemerintah dalam mengatasi dampak pandemi.
Baca lebih lajut »
Pembangkit Listrik Gangguan, Sri Lanka Gelap GulitaSri Lanka mengalami pemadaman listrik secara nasional selama berjam-jam akibat masalah teknis di pembangkit listrik utama.
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani Ajak Masyarakat Makan di WartegSri Mulyani mengatakan, masyarakat tidak boleh hanya menonton dan menunggu kebijakan pemerintah dalam mengatasi dampak pandemi.
Baca lebih lajut »
Baca Peluang, Sharp Rilis Laptop Pertama di IndonesiaMemanfaatkan momentum peningkatan penjualan notebook di tengah pandemi, Sharp akhirnya merilis produk laptop pertama di Indonesia Sharp
Baca lebih lajut »