Menkeu Sri Mulyani mengalokasikan Rp500 miliar dari pos cadangan pembiayaan untuk PT Bina Karya (Persero) demi memuluskan proyek IKN Nusantara.
Jika ditotal, PMN tunai tahun ini yang diusulkan diambil dari pos cadangan pembiayaan menyentuh Rp4,51 triliun. Selain untuk Bina Karya, Rp3 triliun lainnya dialokasikan kepada IFG selaku induk PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia yang ditugaskan menyelesaikan kasus eks Jiwasraya.
Lalu, Rp1,01 triliun diinjeksikan kepada PT Aviasi Pariwisata Indonesia alias InJourney. Ia mengatakan suntikan duit negara ini digunakan untuk restrukturisasi Indonesia Tourism Development Corporation , yakni untuk menjaga kualitas infrastruktur KEK Mandalika dan pembangunan serta pengembangan KEK Sanur.
Penjelasan Sri Mulyani itu sempat dikritik Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PKB Bertu Merlas. Ia menilai lebih baik suntikan Rp500 miliar itu diberikan kepada PT Telkom Indonesia Tbk ketimbang Bina Karya. "Kenapa tidak kita ini kasih PMN ke PT Telkom? Kita tidak banyak pertanyaan. Apa gunanya si Bina Karya ini dikasih pekerjaan seperti itu , tidak sesuai dengan pekerjaannya," kritik Bertu.
Akan tetapi, Menkeu Sri Mulyani menegaskan PMN tersebut memang diperlukan Bina Karya. Ani, sapaan akrabnya, menekankan bahwa perusahaan pelat merah ini akan menjadi kelengkapan Otorita IKN.akan berubah dan itu akan sebagai ekuitas awal sehingga mampu menjalankan tugas dalam rangka kerja sama, terutama badan usaha lain, baik private serta BUMN dalam dan luar negeri. Itu sebagai kelengkapan Otorita IKN," balas Ani.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sri Mulyani Usul 'BUMN' Otorita IKN Disuntik Modal Rp 500 MiliarMenkeu Sri Mulyani mengusulkan tambahan PMN kepada PT Bina Karya (Persero) sebesar Rp 500 miliar.
Baca lebih lajut »
Menteri Basuki dan Sri Mulyani Dinilai Cawapres Ganjar yang Tepat Lanjutkan Pemerintahan JokowiMenteri PUPR Basuki Hadimuljono dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dinilai sosok yang tepat untuk melambangkan keberlanjutan pemerintahan Jokowi.
Baca lebih lajut »
SRMC: Basuki dan Sri Mulyani Bisa jadi Alternatif Cawapres GanjarPENELITI SMRC Saidiman Ahmad mengatakan, Menteri PU Pera Basuki Hadimuljono dan Menkeu Sri Mulyani bisa menjadi alternatif cawapres untuk capres Ganjar Pranowo.
Baca lebih lajut »
Punya Kemampuan Mumpuni, Basuki Hadimuljono dan Sri Mulyani Dinilai Cocok Dampingi GanjarPengamat Politik Ujang Komarudin menyebut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono atau Menteri Keuangan Sri Mulyani cocok bila dipasangkan dengan Ganjar Pranowo sebagai calon wakil presiden.
Baca lebih lajut »
Pengamat: Basuki dan Sri Mulyani Sosok Cawapres yang Tepat untuk Ganjar Melanjutkan Visi JokowiMenjelang pemilu 2024, bursa pencalonan calon wakil presiden semakin ketat.
Baca lebih lajut »
Basuki Hadimuljono hingga Sri Mulyani Dinilai Bisa Jadi Alternatif Cawapres Ganjar PranowoRekam jejak Basuki dan Sri Mulyani, menurut Saidiman bisa menjadi pertimbangan Ganjar dalam memilih kedua sosok tersebut.
Baca lebih lajut »