Resesi bisa dihindari apabila pertumbuhan ekonomi RI pada kuartal ketiga mendekati nol. Sebab, pada kuartal II pertumbuhannya diproyeksi minus 3,1 persen.
"Kalau terjadi kombinasi instrumen pemerintah mulai jalan dan relaksasi dilakukan, diharapkan pada kuartal III bisa pulih dari kontraksi kuartal II. Paling tidak mendekati nol . SehinggaHarapan itu disampaikan Ani, mengingat proyeksi pertumbuhan ekonomi pada kuartal II negatif 3,1 persen. Proyeksi pertumbuhan ekonomi negatif sejalan dengan perkiraan sejumlah lembaga dan sebagian besar negara-negara di dunia yang terdampak pandemi virus corona.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sri Mulyani: Setiap Hari Saya Merenungkan Hal IniMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pemerintah sedang mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) berkualitas dan berdaya saing global.
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani: Saya Terharu 205 Penerima Beasiswa LPDP Berperan Menangani Covid-19Sri Mulyani menyampaikan rasa bangganya terhadap penerima dan alumni beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Baca lebih lajut »
Kucurkan Rp 1,02 T, Sri Mulyani Bakal Pantau Dana Pilkada Agar Tak Tumpang TindihMenteri Keuangan Sri Mulyani bersama dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian telah membahas rasionalisasi anggaran pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020.
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani Minta Jangan Ada Pejabat Negara Nakal soal Penanganan CoronaPresiden Jokowi, dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional Pengawasan Internal Pemerintah Tahun 2020 menegaskan, pemerintah tidak boleh main-main soal akuntabilitas.
Baca lebih lajut »
PAN: Angka yang Disodorkan Sri Mulyani Tidak RealistisFraksi PAN DPR RI menilai angka yang disodorkan pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, tidak realistis. SriMulyani
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani Proyeksi Laju Ekonomi Kuartal II Minus 3,1 PersenMenteri Keuangan Sri Mulyani memproyeksi pertumbuhan ekonomi kuartal kedua minus 3,1 persen karena kebijakan PSBB di tengah pandemi corona.
Baca lebih lajut »