Langkah pemerintah mengejar pengembalian dana BLBI dinilai positif. Namun pemerintah perlu melakukan langkah progresif untuk menekan beban APBN. TempoBisnis
TEMPO.CO, Jakarta - Direktur Lembaga riset Institute for Demographic and Poverty Studies Yusuf Wibisono menilai langkah pemerintah mengejar pengembalian dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia sangat positif. Namun pemerintah secara simultan perlu melakukan langkah-langkah progresif lainnya untuk menekan beban APBN.
Sebagai salah satu skandal korupsi terbesar, Yusuf mengatakan penyelesaian kasus BLBI secara tuntas akan menjadi kontributor penting untuk pulihnya kepercayaan publik terhadap pemerintah.Kasus BLBI bermula dari krisis keuangan pada periode 1997-1999. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan krisis tersebut membuat perbankan mengalami kesulitan. Akhirnya, pemerintah dipaksa melakukan blanket guarantee kepada seluruh perbankan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Satgas BLBI sita aset obligor dan debitur BLBISatuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) mulai menyita dan menguasai fisik sejumlah aset yang berasal dari hak ...
Baca lebih lajut »
Diapresiasi, Langkah Pemerintah Buru Aset Penerima BLBIUpaya memburu aset debitur BLBI dinilai terlambat.
Baca lebih lajut »
KPK Minta Diajak dalam Satgas BLBIDeputi Penindakan KPK, Karyoto akan mengusulkan agar pihaknya dapat dilibatkan dalam Satgas BLBI untuk memburu aset penerima BLBI.
Baca lebih lajut »
Satgas BLBI Sita 5,2 Juta Meter Persegi Tanah di Sejumlah WilayahSatgas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI menyita 49 bidang tanah seluas 5.291.200 meter persegi dari para obligor dan debitur BLBI, Jumat (27/8).
Baca lebih lajut »
Aset di Luar Negeri Jadi Kendala Tagih Utang 48 Obligor BLBIPemerintah menemui sejumlah kendala dalam menagih utang atau menyita aset para obligor dan debitur BLBI, salah satunya aset di luar negeri.
Baca lebih lajut »