'Jadi kita tidak underestimate ancaman inflasi itu sangat sensitif terhadap politik di suatu negara,' kata Sri Mulyani.
Badung, Beritasatu.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan berbagai negara tengah menghadapi tantangan karena ketegangan geopolitik Rusia-Ukraina, kenaikan harga energi, harga pangan, hingga lonjakan inflasi sejalan dengan permintaan yang meningkat, namun tidak diikuti dengan sisi suplai. Hal ini pun berdampak pada perlambatan pemulihan ekonomi global.
"Kemudian inflasi ini diperburuk dengan geopolitical situasi perang di Ukraina yang menimbulkan dampak kenaikan harga pangan dan energi. Jadi ini triple hit dari sisi supply disruption dan energi," tuturnya. Ia menceritakan ancaman lonjakan inflasi belum pernah dialami negara maju selama hampir 1,5 dekade terakhir, namun saat ini berbagai negara harus mulai mengantisipasi lonjakan inflasi, seperti Amerika Serikat inflasinya mencapai 8,6%, Inggris inflasinya sudah di atas 9%, Eropa 6%, bahkan Jepang yang biasanya mengalami deflasi sekarang mulai mengarah ke inflasi."Jadi kita tidak underestimate ancaman inflasi itu sangat sensitif terhadap politik di suatu negara.
Sebelumnya, Menkeu memperkirakan laju inflasi tahun ini akan berada di kisaran 3,5%-4,5% . Proyeksi ini juga jauh lebih tinggi dibandingkan batas sasaran target inflasi Bank Indonesia sebesar 4% .Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sri Lanka Bangkrut, Sri Mulyani: Indonesia Prudent dan Berdaya Tahan |Republika OnlineMenkeu berjanji Indonesia tidak terlena meski kondisi ekonomi tahan guncangan
Baca lebih lajut »
Bertemu Menkeu China, Sri Mulyani Bahas Krisis Pangan hingga Ancaman Inflasi : Okezone EconomySri Mulyani bertemu dengan Menkeu China Liu Kun dalam Pertemuan Ketiga Finance Ministers Central Bank Governor FMCBG G20 - hot issue - okezone economy
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani Bahas Krisis Pangan dengan CinaMenteri Keuangan Sri Mulyani melakukan pertemuan bilateral dengan Menteri Keuangan Cina Liu Kun pada pertemuan menteri keuangan negara anggota G20 di Nusa Dua, Bali. Pertemuan virtual itu membahas masalah krisis pangan global dan sejumlah isu. TempoBisnis
Baca lebih lajut »
Perluas Jangkauan Internet, Sri Mulyani Naikkan Anggaran Kemenkominfo | Ekonomi - Bisnis.comMenteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan Kementerian Komunikasi dan Informatika adalah salah satu kementerian yang anggarannya tidak dipangkas.
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani Beberkan Inovasi Program Digitalisasi Pemerintah | merdeka.comBanyak program yang telah mengadopsi digitalisasi untuk menyesuaikan zaman. Seperti Transfer dana operasional puskesmas tengah akan langsung dikirim dari pemerintah pusat tanpa perlu parkir di beberapa tempat.
Baca lebih lajut »
Sri Mulyani: Digitalisasi Bikin Biaya Operasional Pemerintah TurunSri Mulyani: Digitalisasi Bikin Biaya Operasional Pemerintah Turun: Sri Mulyani berharap kegiatan pemerintahan akan menjadi lebih efisien dengan digitalisasi. Termasuk dalam penggunaan anggaran yang dikucurkan pemerintah.
Baca lebih lajut »