Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus berupaya menekan kasus Covid-19 di klaster perkantoran.
Pemprov DKI menilai solusi terbaik adalah menerapkan protokol pencegahan Covid-19 secara ketat dan disiplin.
"Kita minta semua kantor, mengatur jam kantor, istirahat, jam pulang, dibagi sif," ujar Ariza saat dihubungi, Rabu . Dalam SK tersebut dicontohkan jam masuk sif pertama pukul 07.00-16.00 WIB . Lalu sif kedua jam masuk pukul 10.00-19.00 WIB . "Kita minta perkantoran itu sekalipun ada pelonggaran 50 persen, kita minta dikurangi sedapat mungkin yang bisa dikurangi, dikurangi," imbuh dia.work from home
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Cerita Penyintas Covid-19: Jangan Kucilkan Pasien Covid-19, Kita Juga Ingin SembuhCovid-19 memang bisa menginfeksi siapa saja, tanpa memandang status dan jabatan seseorang, atau kesiapan mental seseorang untuk menghadapinya.
Baca lebih lajut »
Pameran Virtual, Solusi Metric Atasi Pandemi Covid-19Metric menggelar pameran produk secara virtual dengan menerapkan inovasi dan kecanggihan teknologi virtual reality (VR).
Baca lebih lajut »
19 Relawan Mulai Disuntik Uji Klinis Vaksin Covid-19 |Republika OnlineDari 19 orang itu, ada diberikan vaksin dan ada yang plasebo
Baca lebih lajut »
DKI Jakarta Laporkan Penambahan Kasus COVID-19 Tertinggi Hari IniSecara keseluruhan, jumlah kasus COVID-19 terkonfirmasi di tanah air mencapai 128.776.
Baca lebih lajut »
19 Relawan Tes Vaksinasi Covid-19 Perdana di Depan JokowiSebanyak 19 relawan menjalani uji coba perdana vaksin Covid19 tahap III pada Selasa (11/8) ini. Untuk diketahui, vaksin yang digunakan adalah vaksin produksi Sinovac dari China. Berikut fakta-fakta vaksin Sinovac selengkapnya: CNNIndonesia
Baca lebih lajut »
DKI Jakarta Jadi Provinsi Kasus COVID-19 Tertinggi, Satgas: Kontribusi Wisma Atlet 3%Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menyebut DKI Jakarta hingga 10 Agustus 2020 tercatat menjadi provinsi dengan jumlah kasus...
Baca lebih lajut »