Meski hidup sederhana di Lamakera masyarakat di sana tak pernah a sosial.
Dahulu, saat terjadi ajang Pilkada DKI, kala itu Ananda Sukarlan dan ratusan orang lainnya meninggalkan aula saat Gubernur DKI Dr Anies Baswedan sedang memberikan Pidato Peringatan 90 Thn Lembaga Pendidikan Kanisius. Uniknya mereka kemudian masuk kembali setelah selesai Anies turun dari podium.
Sikap yang demikian ini adalah sikap a sosial, sikap tidak terpelajar, layaknya kaum primitif yang tidak faham peradaban berdemokrasi, peradaban negara yang multi etnik dan multi agama. Saya, merupakan salah satu orang Lamakera, suku bangsa Lamaholot. Sebagaimana diketahui bahwa Lamakera merupakan perkampungan Muslim yang terdiri dari tiga desa pesisir berada di Pulau Solor Kabupaten Flores Timur NTT. Kami terlahir sebagai minoritas Muslim, sehingga secara politik kami belum memungkinkan memenangkan pencalonan Wakil Bupati apalagi Bupati. Meskipun melalui sistem demokrasi memungkinkan kami warga muslim bisa berkompetisi dalam pertarungan kepala daerah.
Bupati datang di Lamakera dalam berbagai event, syukur atas kemenangannya sebagai bupati, hadir dlm kegiatan rumah adat, hadir dlm kegiatan penegrian madrasah. Setiap kali ia hadir orang tua kami memberikan mimbar peradaban untuk beliau berpidato. Meskipun kami beda dalam iman, beda dalam keyakinan, tetapi tidak mengurangi sedikitpun akhlak kami menghormati sang Bupati.
Ada baiknya dalam kerangka menjaga dan merawat kebersamaan berbangsa dan bernegara, mereka seperti yang dahulu Ananda Sukarlan dkk lakukan, atau mereka kini yang menghambat UAS berceramah, belajarlah pada kami Minoritas Muslim Lamakera di Pulau Solor Flores Timur NTT. Kami meski dari tempat yang terpencil di ujung paling 'timur-selatan' Indonesia bisa tahu diri. Setidaknya masyarakat kampung kami lebih Pancasilialis, menjunjung tinggi akhlak dan etika.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Soal UAS, Masjid UGM dan Masjid UII Disilakan BerkoordinasiUGM dan UII lahir bersama, bahkan dibesarkan tokoh-tokoh yang sama.
Baca lebih lajut »
Setelah Diperiksa KPK, Eni Saragih Mengaku Ditanya soal Kesaksiannya di PersidanganEni mengaku ditanya soal keterangannya di pengadilan saat dia bersaksi pada kasus PLTU Riau.
Baca lebih lajut »
Soal Keterangan Abdul Basith, Polisi Belum Akan Periksa SoenarkoPolisi belum akan memanggil mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko terkait kesaksian Dosen IPB Abdul Basith soal rencana pembuatan bom ikan.
Baca lebih lajut »
Mentan Jawab Fitnah Soal Beroperasinya 10 Pabrik Gula BaruMentan Amran Sulaiman mengisahkan tantangan yang dialaminya saat mendorong berdirinya 10 pabrik gula dalam 5 tahun terakhir. Kementan
Baca lebih lajut »
Soal Arteria, Sujiwo Tejo Sarankan Mega Minta Maaf ke Emil SalimMegawati disarankan meminta maaf kepada Emil Salim karena sudah bukan kelasnya lagi jika Arteria yang meminta maaf
Baca lebih lajut »
Eks Relawan Minta Prabowo-Sandi Segera Respons Suara Mereka, Ingatkan soal Gejolak - Tribun WowEks Ketua Seknas Prabowo-Sandi Boyolali, Ms Jati Martono mengatakan, pihaknya berharapPrabowo dan Sandiaga Uno menanggapi pernyataan sikap relawan.
Baca lebih lajut »