Soal Mafia Tanah, Kajati Sumut: Kami Sudah Bentuk Tim Khusus

Indonesia Berita Berita

Soal Mafia Tanah, Kajati Sumut: Kami Sudah Bentuk Tim Khusus
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 13 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 8%
  • Publisher: 68%

Kasus tanah tersebut yakni perambahan Kawasan Suaka Margasatwa (KSM) Karang Gading di Kabupaten Langkat dan Kabupaten Deliserdang.

menjadi perhatian Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin. Pasalnya, kejahatan yang dilakukan berdampak pada pembangunan dan memicu konflik sosial.Menyikapi permintaan tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara IBN Wiswantanu mengaku telah menindaklanjuti kasus tanah yang memenuhi kualifikasi tindak pidana korupsi dengan meningkatkannya keKasus tanah tersebut yakni perambahan Kawasan Suaka Margasatwa Karang Gading di Kabupaten Langkat dan Kabupaten Deliserdang.

"Untuk perkara lain, penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi suaka margasatwa di Deliserdang dan perambahan hutan lindung di Kabupaten Serdangbedagai yang berpotensi menimbulkan kerugian negara," kata Wiswantanu, Kamis .

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Ahli: Kasus Wadas Korupsi Pasal yang Pelakunya Penegak Hukum, Lebih Jahat Ketimbang Korupsi Uang - Tribunnews.comAhli: Kasus Wadas Korupsi Pasal yang Pelakunya Penegak Hukum, Lebih Jahat Ketimbang Korupsi Uang - Tribunnews.comAhli: Kasus Wadas Korupsi Pasal yang Pelakunya Penegak Hukum, Lebih Jahat Ketimbang Korupsi Uang
Baca lebih lajut »

Kasus Aktif Covid-19 di Bekasi Tembus 13.000, Ruang ICU dan Isolasi Ditambah | merdeka.comKasus Aktif Covid-19 di Bekasi Tembus 13.000, Ruang ICU dan Isolasi Ditambah | merdeka.comPemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memutuskan untuk menambah ruangan ICU dan isolasi bagi pasien Covid-19 yang memiliki gejala sedang hingga berat. Langkah ini dilakukan karena lonjakan kasus konfirmasi positif di daerah itu.
Baca lebih lajut »

Update Covid-19: Kasus Positif 46.843, Jumlah Kematian TurunUpdate Covid-19: Kasus Positif 46.843, Jumlah Kematian TurunKasus positif pada hari ini tercatat 46.843 sementara angka kematian sejumlah 65 jiwa.
Baca lebih lajut »

Kasus Pelanggaran HAM Berat Paniai, Penyidik Telah Periksa 37 OrangKasus Pelanggaran HAM Berat Paniai, Penyidik Telah Periksa 37 OrangTim penyidik Kejaksaan Agung untuk dugaan pelanggaran hak asasi berat dalam peristiwa Paniai, Papua, pada 2014, telah memeriksa 37 orang. Komnas HAM berharap agar kasus tersebut dapat dibawa ke pengadilan. Polhuk AdadiKompas arya2angga
Baca lebih lajut »

Tekan Kasus Covid-19, Sukabumi Kembali Terapkan Ganjil Genap |Republika OnlineTekan Kasus Covid-19, Sukabumi Kembali Terapkan Ganjil Genap |Republika OnlineKebijakan ganjil genap tersebut ditargetkan dapat mengurangi mobilitas
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 20:52:14