Politikus PDI Perjuangan Kapitra Ampera meminta polisi tidak tebang pilih dalam menangani kasus penistaan agama, simak selengkapnya. MuhammadKece
Oleh sebab itu, polisi harus tegas dan tidak tebang pilih dalam menangani kasus tersebut.
"Semua agama itu dilindungi oleh konstitusi oleh UUD. Jangan tebang pilih. mayoritas, minoritas itu harus hilang di kepala masyarakat, karena ada gap di situ, ini enggak boleh," kata Kapitra kepada JPNN.com, Jumat .Eks pengacara Habib Rizieq Shihab itu menilai ada yang tidak benar dalam penanganan kasus penistaan agama tersebut.
"Setelah Kece ditangkap ini seolah-olah ada permainan satu-satu, enggak boleh begitu. Ini penegakan hukumnya bias dan interpretatif. Kalau mau tangkap ya tangkap Yahya Waloni ini lebih dini, katanya sudah ada laporan tahun 2019 proses dong, kenapa sekarang?," ujar Kapitra.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Beri Hukuman Berat Buat Muhammad Kece dan Ustaz Yahya WaloniKapitra Ampera menanggapi soal penangkapan Muhammad Kece dan Ustaz Yahya Waloni terkait kasus penistaan agama. UstazYahyaWaloni
Baca lebih lajut »
BEM Nusantara Apresiasi Polri Cepat Tangani Kasus M. Kece |Republika OnlineBEM Nusantara menilai kasus penistaan agama adalah isu sangat sensitif.
Baca lebih lajut »
Mabes Polri Tahan Youtuber Muhammad Kace Hingga 13 September 2021Polisi kini tengah mendalami motif Muhammad Kace atau Muhammad Kece memproduksi dan mengunggah konten yang diduga menistakan agama. TempoNasional
Baca lebih lajut »
Tersangka Penistaan Agama Muhammad Kece Dijebloskan ke Rutan BareskrimPolisi menahan YouTuber Muhammad Kasman alias Muhammad Kece, tersangka dugaan tindak pidana penistaan agama. MuhammadKece
Baca lebih lajut »
Yahya Waloni Dijerat Pasal Serupa Kace soal Penistaan AgamaPolisi menyebut perbuatan Yahya Waloni serupa dengan Muhammad Kace, yakni terkait penistaan agama dan ujaran kebencian yang diatur UU ITE dan KUHP.
Baca lebih lajut »