Menurut Kadis Kominfo Sumbar, persoalan itu seharusnya sudah mereda dengan hilangnya aplikasi itu dari Google Play Store, sejak Rabu (3/6/2020) lalu.
Jasman mengakui persoalan aplikasi tersebut sempat membuat masyarakat Minangkabau resah dan akhirnya Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengirim surat ke Menteri Kominfo meminta agar aplikasi itu dihapus.
"Sekarang kita berharap polemik ini selesai. Aplikasinya sudah hilang dan kita sedang menghadapi Covid-19," jelas Jasman. Surat dengan Nomor 555/327/Diskominfo/2020 tertanggal 28 Mei 2020 tersebut berisi tentang permintaan penghapusan Aplikasi Kitab Suci Injil Minangkabau.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kominfo Sumbar: Aplikasi Injil Bahasa Minang Sudah DihapusAplikasi Injil berbahasa Minang dihapus dari Play Store setelah Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyurati Menkominfo Jhonny G. Plate.
Baca lebih lajut »
BMKG: Dalam Sepekan Lima Kali Kejadian Gempa di Sumbar |Republika Onlinelima kali gempa di Sumbar dan sekitarnya berkekuatan 3 M 5
Baca lebih lajut »
333 Warga Sumbar Sembuh dari Covid-19 |Republika OnlinePenambahan positif baru 13 orang dan kesembuhan 21 orang.
Baca lebih lajut »
Moeldoko: Kebiasaan Wudu di Sumbar Cegah Penularan CoronaKepala Staf Presiden Moeldoko menyebut kearifan lokal dan PSBB membuat kasus corona di sejumlah daerah mengalami penurunan.
Baca lebih lajut »
Hasil Kerja Pak Mulyadi Banyak Dirasakan Warga SumbarPak Mulyadi selama di DPR banyak menarik program pembangunan untuk daerah dan berhasil dirasakan oleh masyarakat. Mulyadi
Baca lebih lajut »
Positif Covid-19 di Sumbar Capai 607 Kasus, 21 SembuhPenambahan 13 kasus positif corona pada Jumat (5/6) menjadikan total kasus pasien positif corona mencapai 607 orang di Sumatra Barat.
Baca lebih lajut »