Ada di antara warganet yang meminta Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka agar bertaubat karena banjir Solo tersebut dimaknai sebagai teguran dari Tuhan.
Liputan6.com, Jakarta - Hujan deras dalam waktu lama yang mengguyur Solo, Jawa Tengah menyebabkan 15 kelurahan di kota tersebut terdampak banjir pekan lalu.
Hingga hari ini, cuitan Gibran Rakabuming Raka itu telah mendapat hampir 3 ribu likes, 262 balasan serta 160 retweet. Beberapa warganet ada yang berpendapat bahwa banjir adalah musibah yang bisa datang kapan dan di mana saja, tidak terkait siapa sosok yang memimpin. "Yang jelas sekolah dan kelurahan kami gunakan untuk pengungsian," kata Gibran usai Upacara Hari Jadi ke-278 Kota Solo di Solo Safari, Jumat ."Tidak ada warga yang sakit atau mengalami kesusahan atau kesulitan selama masa bencana," ucapnya.
2 dari 3 halamanBantuan Tim SAR Brimob Polda Jawa TengahBantuan juga datang dari Tim SAR Yon C Pelopor Satuan Brimob Polda Jawa Tengah berupa tenda darurat dan dapur umum untuk membantu warga korban banjir di Kelurahan Jagalan dan Pucangsawit Kecamatan Jebres, Solo, Jawa Tengah. "Personel yang diterjunkan telah membantu warga terdampak banjir hingga sekarang. Mereka membawa perahu karet dan Jumat ini, membuka dapur umum dan mendirikan empat tenda untuk pengungsi dan bantuan lainnya," ucap dia.
"Air banjir di Joyotakan surutnya cepat sekali, sekitar empat jam. Karena pintu air yang ke Bengawan Solo sudah dibuka dan dibantu pompa Joyotakan sehingga air mengalir hingga surut," ujar Prasetyo, salah seorang warga RT4 RW6 Joyotakan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Banjir Jadi 'Kado' Ultah Solo: Gibran Minta Maaf hingga Status Tanggap Darurat BanjirKota Solo dan Kabupaten Sukoharjo ditetapkan dengan status Tanggap Darurat bencana banjir selama dua pekan ke depan
Baca lebih lajut »
4 Fakta Terkini Banjir Solo, Gibran Rakabuming Dikritik WarganetBanjir Solo membuat Wali Kota Solo Gibran Rakabuming dikritik warganet. Mereka menyebutnya sebagai teguran tuhan.
Baca lebih lajut »
Seorang Warga Terdampak Banjir Solo Meninggal Dunia di Pengungsian, Camat: Sudah SepuhSeorang lansia korban terdampak banjir meninggal dunia di pengungsian. Ia sudah sakit sejak masuk pengungsian.
Baca lebih lajut »
Warga Terdampak Banjir Solo Terserang Penyakit, Tim Dokkes Turun TanganPuluhan warga terdampak banjir Solo mengeluh sakit. Tim Dokkes Polresta Surakarta turun tangan.
Baca lebih lajut »
Banjir di Kota Solo Surut, Warga Mulai Kembali ke RumahBanjir yang melanda Kota Solo sudah mulai surut dan ratusan warga yang terdampak banjir di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan Kota Solo, sudah mulai kembali ke rumah masing-masing.
Baca lebih lajut »