Singapura tak Tunda Pemilu Meski Terdampak Pandemi Covid-19 |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Singapura tak Tunda Pemilu Meski Terdampak Pandemi Covid-19 |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 23 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 63%

Pemilu Singapura dijadwalkan pada 30 Juni dengan protokol pencegahan Covid-19

REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Perdana Menteri Lee Hsien Loong mengatakan, Singapura tidak akan menunda jadwal pemilihan umum nasional meski pandemi virus corona belum berakhir. Dia menambahkan, proses pemungutan suara yang dijadwalkan pada 30 Juni akan berlangsung dengan aman dan tetap mengedepankan protokol pencegahan virus corona atau Covid-19. Baca Juga "Saya telah memutuskan untuk tetap mengadakan pemilihan umum," ujar Lee dalam pidatonya.

"Kami masih berada dalam situasi Covid-19, sehingga kampanye pemilihan umum tidak akan sama," ujar Lee. Singapura telah menjadi salah satu negara di Asia yang terkena dampak pandemi virus corona cukup parah. Jumlah kasus infeksi virus corona di negara tersebut melonjak ketika ditemukan klaster penularan baru dari asrama pekerja migran. Lee mengatakan, situasi Singapura kini telah stabil dan pemerintahannya membutuhkan mandat baru.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

DPR Jelaskan Wacana Pemilu Serentak 2024 Diundur ke 2027DPR Jelaskan Wacana Pemilu Serentak 2024 Diundur ke 2027Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa menyebut pengunduran pilkada serentak 2024 ke 2027 tak akan mempengaruhi penyelenggaraan Pilpres dan Pileg 2024.
Baca lebih lajut »

KPU Sebut Pemilu Serentak 2024 Kemungkinan Diundur ke 2027KPU Sebut Pemilu Serentak 2024 Kemungkinan Diundur ke 2027KPU menyebut wacana pengunduran Pemilu Serentak 2024 menjadi 2017 masih digodok pemerintah dan DPR dalam proses revisi UU Pilkada dan UU Pemilu.
Baca lebih lajut »

Revisi UU Pemilu Harus Bisa Hadirkan Banyak Paslon Capres dan CawapresRevisi UU Pemilu Harus Bisa Hadirkan Banyak Paslon Capres dan CawapresPeneliti senior Pusat Penelitian Politik LIPI R Siti Zuhro mengatakan revisi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu...
Baca lebih lajut »

Percayalah, Pandemi Covid-19 Berakhir, Danau Toba akan Menjadi MagnetPercayalah, Pandemi Covid-19 Berakhir, Danau Toba akan Menjadi MagnetBamsoet mengapresiasi langkah KMDT menggalang donasi untuk masyarakat terdampak pandemi Covid-19 di kawasan Danau Toba. MPRRI
Baca lebih lajut »

Tetap Patuhi Protokol Kesehatan, XL Axiata Geber Fiberisasi BTSTetap Patuhi Protokol Kesehatan, XL Axiata Geber Fiberisasi BTSXL Axiata mengumumkan terus melanjutkan proses fiberisasi jaringan, meski pandemi Covid-19 masih melanda Indonesia.
Baca lebih lajut »

Sambut Gembira HUT DKI Jakarta ke-493 di Tengah PandemiSambut Gembira HUT DKI Jakarta ke-493 di Tengah PandemiBudayawan Mohamad Sobary menyebut meski HUT DKI Jakarta ke-493 sedang dirundung dengan pandemi covid-19, tapi warga diharapkan tetap bergembira meski tak ada selebrasi
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 22:49:28