Gunung Tangkuban Parahu termasuk gunung tipe A, artinya masih aktif.
Liputan6.com, Bandung Pakar vulkanologi Institut Teknologi Bandung , Mirzam Abdurrachman mengatakan, erupsi yang terjadi di Gunung Tangkuban Parahu merupakan erupsi freatik. Erupsi ini disebabkan oleh uap akibat air yang berinteraksi dan terpanaskan oleh magma.
Dia menjelaskan, Gunung Tangkuban Parahu terakhir meletus tahun 2004. Jika mengacu pada pola volume dan interval waktunya, maka seharusnya meletus pada 2014. Namun ternyata pada 2013, terdapat erupsi kecil sehingga tahun 2014 tidak terjadi apa-apa. Dosen dari Kelompok Keahlian Petrologi, Vulkanologi, dan Geokimia, Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB ini menjelaskan, gunung yang berada di antara Kabupaten Subang dan Bandung Barat tersebut memiliki potensi untuk mengalami letusan karena secara interval waktunya sudah telat lima tahun.
Letusan freatik yang terjadi beberapa waktu lalu, tidak berbahaya karena jarak vertikalnya pun hanya 200 meter. Hal itu disebabkan karena musim kering sehingga volume air yang terpanaskan sedikit. Namun jika dalam jumlah besar, erupsi freatik tetap saja berbahaya. Menurutnya, gunung api mengeluarkan tanda-tandanya secara alami jika mengalami peningkatan aktivitas. Misalnya, ada peningkatan kegempaan, itu artinya magma sedang bergerak ke permukaan, perubahan suhu di kawah jika semakin panas berarti ada magma yang bergerak, mata air kering, dan perilaku binatang yang berubah.
Dia menjelaskan, gempa adalah pelepasan energi yang tiba-tiba. Jenisnya ada empat, yaitu gempa tektonik karena pergerakan lempeng atau patahan, gempa terban dari runtuhan gua dan lain-lain yang skalanya lokal, ketiga gempa karena tumbukan meteorit yang memiliki skala global, dan ketiga gempa vulkanik karena bergeraknya magma ke permukaan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Gunung Tangkuban Parahu Erupsi Freatik, Taman Wisata Kembali Ditutup - Tribunnews.comGunung Tangkuban Perahu Mengalami Erupsi Freatik, Jumat (2/8/2019). Taman Wisata Kembali Ditutup
Baca lebih lajut »
Status Gunung Tangkuban Parahu Naik Menjadi WaspadaPVMBG akan terus mengevaluasi aktivitas vulkanik Gunung Tangkuban Perahu.
Baca lebih lajut »
Pos Pengamatan Gunung Tangkuban Parahu Terimbas Listrik PadamPos Pengamatan Gunung Tangkuban Parahu berharap pemadaman tidak dilakukan dalam waktu yang lama.
Baca lebih lajut »
Gunung Tangkuban Perahu tak Terpengaruh GempaAda beberapa rekomendasi PVMB Gerkait Gunung Tangkuban Perahu.
Baca lebih lajut »
Polda Jabar Siagakan 200 Personel di Sekitar Gunung Tangkuban PerahuPolda Jabar mengerahkan 200 personel untuk pengamanan dan bersiaga apabila erupsi Gunung Tangkuban Perahu membahayakan warga.
Baca lebih lajut »