Siapkan |em|New Normal |/em|Candi Borobudur, Jateng Raih Penghargan |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Siapkan |em|New Normal |/em|Candi Borobudur, Jateng Raih Penghargan |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 68 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 63%

Pemprov Jateng belum akan membuka kunjungan wisata ke Candi Borobudur

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG--Upaya Pemprov Jawa Tengah dalam menyiapkan obyek wisata Candi Borobudur menuju tatanan normal baru atau new normal mendapatkan apresiasi dari Pemerintah Pusat. Jawa Tengah menerima penghargaan sebagai Juara 1 Lomba Inovasi Daerah dalam menyiapkan tatanan normal baru di sektor Tempat Wisata klaster provinsi.

Melengkapi penghargaan ini, sejumlah kabupaten/kota dari Provinsi Jawa Tengah juga memenangi penghargaan dalam penganugerahan ini. masing- masing Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Kabupaten Banyumas, Kabupaten Kebumen dan Kabupaten Tegal. Oleh karena itu, gubernur menegaskan apresiasi dan penghargaan yang telah diterima Jawa Tengah di sektor pariwisata ini tidak bisa diartikan pariwisata di Jawa Tengah sudah bisa dibuka kembali. “Bukan seperti itu maksudnya, tetapi tetap mengacu ketentuan Gugus Tugas Covid-19,” tambahnya.

Termasuk, juga harus mengajak mereka- mereka yang berdagang di lingkungan destinasi wisata --seperti pedagang suvenir dan rumah makan-- untuk ikut menata dan menyesuaikan ketentuan penerapan normal baru bagi kegiatan pariwisata. Antara lain mensosialisasikan protokol kesehatan secara masif kepada wisatawan, mengatur jarak antrean di loket, menyiapkan tempat cuci tangan dan pos pengecekan suhu tubuh wisatawan, membatasi jumlah wisatawan, mengatur alur perjalanan para wisatawan, dan menyiapkan pemandu untuk mendampingi wisatawan saat naik ke candi.

“Beberapa kali saya dating langsung untuk melihat mekanisme pengaturan calon penumpang di sana, setelah Kementerian Perhubungan memutuskan membuka kembali mode transportasi udara untuk penumpang kategori khusus,” lanjut Gubernur Jawa Tengah.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Candi Borobudur Terdampak Hujan Abu Tipis Gunung Merapi |Republika OnlineCandi Borobudur Terdampak Hujan Abu Tipis Gunung Merapi |Republika OnlineCandi Borobudir terdampak hujan abu tipis akibat erupsi Gunung Merapi.
Baca lebih lajut »

Candi Borobudur Terkena Hujan Abu Erupsi Gunung MerapiCandi Borobudur Terkena Hujan Abu Erupsi Gunung MerapiHujan abu terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Magelang, termasuk yang terkena Candi Borobudur setelah terjadi erupsi Gunung Merapi.
Baca lebih lajut »

Candi Borobudur terdampak hujan abu tipis Gunung MerapiCandi Borobudur terdampak hujan abu tipis Gunung MerapiCandi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terdampak hujan abu tipis setelah erupsi Gunung Merapi, Minggu sekitar pukul 09.13 WIB.\r\n\r\nKasi Konservasi ...
Baca lebih lajut »

Petugas Candi Borobudur Bersihkan Abu Erupsi Gunung MerapiPetugas Candi Borobudur Bersihkan Abu Erupsi Gunung MerapiCandi Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, terdampak hujan abu setelah erupsi Gunung Merapi, Minggu pagi, 21 Juni 2020.
Baca lebih lajut »

Petugas balai konservasi bersihkan Candi Borobudur dari abu MerapiPetugas balai konservasi bersihkan Candi Borobudur dari abu MerapiPetugas Balai Konservasi Borobudur pada Senin membersihkan Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah, dari abu vulkanik Gunung Merapi, yang meletus ...
Baca lebih lajut »

Pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho Dibuka Kembali, Pendaki Tidak Perlu Menunjukkan Surat Sehat - Tribun TravelPendakian Gunung Lawu via Candi Cetho Dibuka Kembali, Pendaki Tidak Perlu Menunjukkan Surat Sehat - Tribun TravelUji coba pembukaan pendakian Gunung Lawu via Candi Cetho dilaksanakan selama tiga hari, mulai dari hari Minggu 21 Juni 2020.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 07:19:34