Perwakilan keluarga David Ozora, Alto Luger menyebutkan surat permintaan maaf yang dikirimkan tersangka Shane justru menunjukkan perbuatan yang kurang ajar.
JawaPos.com – Tersangka kasus penganiayaan terhadap Cristalino David Ozora, Shane Lukas Rotua Pangondian Lumbantoruan mengirimkan surat permohonan maaf sebagai bentuk penyesalannya. Namun, surat itu ditanggapi dingin oleh keluarga David, dikutip dari ANTARA.
Baca juga:Jokowi Tegaskan Indonesia Teguh Perjuangkan Kemerdekaan PalestinaAlto menambahkan pada paragraf terakhir dalam surat tersebut, Shane meminta David dan keluarganya untuk mendoakan Shane dalam menghadapi kasus penganiayaan yang dilakukannya. Baca juga:Epilepsi Dapat Mengganggu Perkembangan Otak dan Motorik Kasar AnakSebelumnya, Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menutup peluang keadilan restoratif bagi tersangka Mario Dandy Satriyo dan Shane Lukas pelaku penganiayaan terhadap D .
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Shane Lukas Kirim Surat Permintaan Maaf ke David, Ini IsinyaSurat ini berisi permintaan maaf atas peristiwa kekerasan yang terjadi kala David dianiaya secara biadab oleh Mario Dandy Satriyo.
Baca lebih lajut »
Ini Isi Surat Permintaan Maaf Shane Lukas untuk David |Republika OnlineSalah satu tersangka penganiyaan, Shane Lukas mengirimkan surat minta maaf ke David.
Baca lebih lajut »
Shane Lukas Tulis Sepucuk Surat ke David Ozora, Isinya Tuai Reaksi Netizeneredar sepucuk surat dari tersangka Shane Lukas kepada korban David Ozora pada sejumlah akun media sosial pesan aplikasi Whatsaap. Bahkan, isi surat Shane Lukas
Baca lebih lajut »
Shane Lukas Tulis Surat Maaf buat David Ozora, Begini IsinyaSalah satu tersangka penganiayaan David Ozora, yakni Shane Lukas, menulis dan mengirim surat permohonan maaf untuk David. Keluarga David menolak.
Baca lebih lajut »
Surat Shane Lukas Kawan Mario Dandy Disebut Nirempati, Keluarga D: Ini Kurang AjarAlto Luger, keluarga D korban penganiayaan Mario Dandy Satriyo menyebut surat Shane Lukas nirempati.
Baca lebih lajut »