Serunya Perang Api Para Pemuda Desa Adat Tuban, Seperti Apa?

Indonesia Berita Berita

Serunya Perang Api Para Pemuda Desa Adat Tuban, Seperti Apa?
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 kompascom
  • ⏱ Reading Time:
  • 35 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 17%
  • Publisher: 68%

Para pemuda ini berperang bersenjatakan bara dari batok kelapa yang telah dibakar sebelumnya. Perang dilakukan di halaman pura dengan keadaan gelap.

Dalam tradisi ini, para pemuda ini dibagi menjadi dua kelompok. Sesuai namanya, para pemuda ini berperang bersenjatakan bara dari batok kelapa yang telah dibakar sebelumnya. Perang dilakukan di halaman pura dengan keadaan gelap.Mereka berhadap-hadapan dengan jarak kurang lebih satu meter. Iringan gamelan menyemangati kedua belah pihak.

Dengan aba-aba kedua kelompok maju saling pukul dan saling lempar batok kelapa yang telah menyala hingga tercipta percikan api. Ritual ini dilakukan selama kurang lebih satu jam yang dimulai sekitar pukul 20.30 Wita.mengatakan tradisi ini sudah dilakukan secara turun temurun. Tradisi ini diadakan setiap tahun sekali pada bulan purnama keempat dalam kalender Bali yang tahun ini bertepatan pada 12 Oktober 2019.

"Mereka yang terlibat adalah anak muda yang meraga suci lahir batin," katanya ditemui di lokasi, Minggu . Tradisi ini wajib dilakukan saat dilangsungkannya piodalan atau hari jadi Pura Dalam Kahyangan. Saat piodalan tersebut diyakini para dewa dewi akan turun.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

kompascom /  🏆 9. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Perang Ketupat, Tradisi Warga Desa Kapal Bali untuk Memohon KemakmuranPerang Ketupat, Tradisi Warga Desa Kapal Bali untuk Memohon KemakmuranTradisi dilakukan dengan saling melemparkan ketupat antara kelompok laki-laki yang melempar simbol Purusa dan kelompok wanita yang melempar ketupat dengan simbol Predana. Tradisiperangketupat
Baca lebih lajut »

Ekuador Makin Kacau, Quito Mirip Zona PerangEkuador Makin Kacau, Quito Mirip Zona PerangKendaraan militer lapis baja berpatroli di beberapa jalan.
Baca lebih lajut »

Asa Damai Perang Dagang Diramal Angkat IHSG Awal PekanAsa Damai Perang Dagang Diramal Angkat IHSG Awal PekanIndeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan awal pekan ini diramalkan akan perkasa usai perundingan dagang AS-China.
Baca lebih lajut »

Kelompok Radikal Manfaat Demokrasi Sebagai Medan PerangKelompok Radikal Manfaat Demokrasi Sebagai Medan PerangKetika kelompok radikal menyatu dengan orang partai dan masuk ke dalam institusi negara, paham radikalisme menguat.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-04-06 23:34:48