Serangan balik Ukraina terhadap Rusia akan sulit dan sangat berdarah, menurut seorang perwira militer tertinggi AS.
Bagikan Facebook Twitter WhatsApp Linkedin Telegram Tautan Tersalin A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Serangan balik Ukraina terhadap Rusia akan sulit dan sangat berdarah, menurut seorang perwira militer tertinggi Amerika Serikat .
Dilansir dari BBC, Sabtu , beberapa negara Barat telah berjanji untuk melatih pilot Kyiv dengan jet tempur F-16 buatan AS, tetapi Presiden Ukraina mengatakan beberapa sekutu telah menunda janji tersebut.Milley, Kepala Staf Gabungan, mengatakan kepada audiensi di National Press Club di Washington pada Jumat , bahwa serangan balasan itu maju dengan mantap, dengan sengaja bekerja melalui ladang ranjau yang sangat sulit."Perang di atas kertas dan perang sesungguhnya berbeda.
Panglima Militer FrustrasiSementara itu, Panglima Militer Ukraina Valery Zaluzhny mengatakan serangan balasan terhambat oleh kurangnya daya tembak yang memadai. "Saya tidak membutuhkan 120 pesawat. Saya tidak akan mengancam seluruh dunia. Jumlah yang sangat terbatas sudah cukup," katanya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rangkuman Hari ke-291 Serangan Rusia ke Ukraina: Ukraina Tangkap Pengkhianat, Sesumbar Lukashenko Terkait WagnerRangkuman hari ke-291 serangan Rusia ke Ukraina.
Baca lebih lajut »
Rangkuman Hari ke-491 Serangan Rusia ke Ukraina: Ukraina Tangkap Pengkhianat, Sesumbar Lukashenko Terkait WagnerRangkuman hari ke-491 serangan Rusia ke Ukraina.
Baca lebih lajut »
Ukraina: Serangan Terhadap Pembangkit Nuklir Dianggap Setara Penggunaan Senjata NuklirPerang Rusia vs Ukraina hari ini, serangan terhadap pembangkit nuklir dianggap setara penggunaan serangan nuklir.
Baca lebih lajut »
UPDATE 30 Juni 2023, Korban Tentara Rusia dalam Perang UkrainaPerang Rusia vs Ukraina hari ini, korban tentara Rusia dalam perang Ukraina mencapai 228.340 tentara.
Baca lebih lajut »