Presiden Jokowi telah bertindak arif meski sebenarnya hak prerogatifnya bisa memecat para menteri yang berkinerja jeblok pada kondisi krisis seperti saat ini. Reshuffle
jpnn.com, JAKARTA - Anggota Komisi XI Mukhamad Misbakhun menyatakan bahwa sebenarnya Presiden Joko Widodo dengan hak prerogatifnya bisa memecat para menteri yang berkinerja jeblok pada kondisi krisis seperti saat ini. Namun, Misbakhun menilai Presiden Ketujuh RI itu justru telah bertindak arif dan bijaksana karena cuma meluapkan kejengkelannya dalam rapat paripurna Kabinet Indonesia Maju pada 18 Juni lalu. “Beliau ini orang yang punya kebijaksanaan, punya kearifan sebagai seorang kepala negara.
Salah satu kearifan Pak Jokowi yaitu mereka dimarahi, bukan langsung diganti,” ujar Misbakhun dalam diskusi bertema Kemarahan Presiden Berujung Reshuffle? di Pressroom DPR RI, Kamis .Baca Juga: Legislator Partai Golkar itu menduga di antara para menteri ada yang tak mampu menangkap visi, misi ataupun keinginan Presiden Jokowi. “Apakah mereka bisa merasakan getaran hati Pak Jokowi?” ujarnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pak Jokowi Sepertinya Perlu Mendengar Masukan Dahlan Iskan IniDahlan Iskan berbagi pengalaman mengenai kemungkinan yang menjadi penyebab penyerapan anggaran sejumlah kementerian tetap rendah, meski presiden telah mengeluarkan perppu. presidenmarah
Baca lebih lajut »
Soal Kejengkelan Jokowi pada Para Menteri, Fahri Hamzah: Presiden Mulai Frustasi - Tribunnews.comFahri Hamzah merasa Jokowi sudah mulai frustasi saat meluapkan kejengkelannya pada para menteri dalam rapat beberapa waktu lalu.
Baca lebih lajut »
Jokowi Marahi Menteri, Pentolan Honorer K2: Ketahuan Biang KeroknyaKemarahan Presiden Jokowi kepada para pembantunya di kabinet kerja juga ikut dipantau oleh honorer K2. Jokowimarah
Baca lebih lajut »