Sepak Terjang SP 88: Datang dan Pergi Bagai Angin, Bikin Militer Belanda Ketar Ketir | merdeka.com

Indonesia Berita Berita

Sepak Terjang SP 88: Datang dan Pergi Bagai Angin, Bikin Militer Belanda Ketar Ketir | merdeka.com
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 merdekadotcom
  • ⏱ Reading Time:
  • 71 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 32%
  • Publisher: 51%

Sepak Terjang SP 88: Datang dan Pergi Bagai Angin, Bikin Militer Belanda Ketar Ketir

yang dikawal sekelompok prajurit Belanda. Sudah dapat diduga, begitu melintasi jalur tersebut, kereta api langsung anjlok dan terguling, menimbulkan bunyi ledakan dahsyat yang berasal dari gerbong berisi amunisi.

Saat ledakan berbunyi, dari arah bukit secara serempak para anggota SP 88 menghajar tanpa ampun rangkaian kereta api itu dengan berbagai jenis senjata api. Darah mengucur dari sela-sela gerbong. Para pengawal kereta api yang selamat keluar dan memberikan perlawanan. Pertempuran tak terelakkan. "Korban banyak berjatuhan di pihak Belanda, sedangkan di pihak SP 88 seorang pejuang bernama Darya gugur seketika" tulis Affandi Bratakoesoemah dalam sebuah manuskrip berjudulAksi SP 88 pada 29 September 1948 itu membuat berang militer Belanda. Terlebih aksi-aksi sabotase seperti itu sudah sering terjadi di wilayah Purwakarta lainnya. Mulai Ciganea, Cibungur sampai Cikampek.

Intelijen militer Belanda lantas bergerak cepat. Beberapa minggu kemudian, mereka berhasil menangkap sepuluh lelaki muda. Diantaranya adalah Oeswata bin Asman, Dasir bin Eli dan Darja bin Sarta. Ketiganya disebut-sebut sebagai anggota SP 88, organisasi bawah tanah yang merupakan otak di balik aksi-aksi sabotase tersebut. Lantas siapakah sejatinya SP 88?Sesuai kesepakatan Perjanjian Renville pada awal 1948, Divisi Siliwangi meninggalkan wilayah Jawa Barat.

Di Purwakarta, salah satu yang tetap bertahan adalah Field Preparation Barisan Hitam , sebuah kesatuan campuran tentara dan lasykar. Di bawah pimpinan Letnan Kolonel Oesman Soemantri, sejak 1 Februari 1948 FPBH lantas mengubah namanya menjadi SP 88.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

merdekadotcom /  🏆 36. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama



Render Time: 2025-02-26 04:43:07