Data AirVisual hingga pukul 08.30 WIB menyebut, kualitas udara kedua kota sama-sama 'merah'. Megapolitan
Pengukuran AirVisual terhadap kualitas udara dilakukan menggunakan parameter PM 2,5 alias pengukuran debu berukuran 2,5 mikron berstandar US AQI .
Badan Kesehatan Dunia menetapkan, ambang batas sehat konsentrasi PM 2,5 di sebuah kota tak dapat lebih dari 25 mikrogram per meter kubik dalam 24 jam. Sementara itu, konsentrasi PM 2,5 Bekasi pagi ini mencapai 115 mikrogram/meterkubik, sementara konsentrasi PM 2,5 Tangsel ada di angka 145,8 mikrogram/meterkubik.Dengan tingkat polusi seperti ini, kualitas udara di Jakarta, Bekasi, dan Tangsel dapat mengakibatkan gangguan pada paru-paru dan jantung, terutama pada kelompok sensitif dengan risiko tinggi.
Untuk itu, kelompok sensitif direkomendasikan mengurangi kegiatan luar ruangan. Warga yang beraktivitas di luar ruang dianjurkan untuk mengenakan masker guna menangkal polusi.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Senin pagi kualitas udara Jakarta tidak sehatKualitas udara di Jakarta masih berada pada level merah atau tidak sehat berdasarkan situs pemantau kualitas udara internasional AirVisual pada Senin pagi ...
Baca lebih lajut »
Senin Pagi, Kualitas Udara di Jakarta Tidak SehatJakarta pun masih berada di posisi teratas sebagai Ibu Kota negara dengan polusi udara terburuk di dunia.
Baca lebih lajut »
Cuaca Jakarta diprakirakan cerah sepanjang hari SeninCuaca DKI Jakarta di lima wilayah kota dan satu kabupaten cerah sepanjang hari Senin berdasarkan prakiraan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika ...
Baca lebih lajut »
Prakiraan Cuaca Ambon dan Sekitarnya Besok Senin 12 Agustus 2019 Leksula dan Masohi Hujan Pagi Hari - Tribun AmbonPrakiraan Cuaca Ambon dan Sekitarnya Besok Senin 12 Agustus 2019 Leksula dan Masohi Hujan Pagi Hari prakiraancuaca bmkg ambon maluku berita BeritaTerkini
Baca lebih lajut »