Petani harus menaikmati kenaikkan harga beras jelang Ramadhan
menjelang Ramadhan memang sesuatu yang wajar. Pasalnya, setiap kali momentum memasuki Ramadhan harga kebutuhan bahan pokok memang selalu naik, termasuk harga beras.
''Seharusnya pemerintah sudah bisa mengantipasi, jadi tak usah terkejut dan panik. Namun yang penting kenaikkan harga komoditi tersebut, terutama harga beras, harus dinikmati oleh petani. Apalagi sebagian besar kini mereka berada dalam masa panen raya,'' kata Abdul Kholik, di Jakarta, Jumat pagi . Kholik mengatakan sebagai besar lahan sawah di Jawa Tengah tengah panen raya dengan hasil yang bagus. Tidak ada ganggung hama seperti tahun sebelumnya. Artinya stok beras hasil panen melimpah.''Jadi sikap panik pemerintah terhadap kenaikkan harga beras malah menjadi sinyal buruk bagi para petani. Mereka kini butuh uang sebab mendekati lebaran."
''Kini juga saatnya Bulog menyerap sebanyak mungkin beras petani sesuai dengan harga pasaran. Kami menengarai bila pemerintah terkesan panik itu karena data perberasannya tidak valid. Seringkali antarinstansi itu berbeda-beda sehingga ketika sedikit terjadi kelangkaan beras semua langsung khawatir,'' tegas Kholik.
Maka, lanjut Kholik soal data perberasan dan perlindungan terhadap komoditi petani beras menjadi perhatian serius pemerintah. Sebab, petani itu masih menjadi tumpuan bagi kehiduoan sebagian besar masyarakat Indonesia.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Harga Daging Ayam Tembus Rp 36 Ribu Per Kg, Pedagang Curhat Omzet TurunPedagang mengatakan kenaikan harga daging ayam menjelang Ramadhan ini karena tingginya permintaan jelang puasa Ramadhan.
Baca lebih lajut »
Senator DPD: Pemilihan Ketua MK Seharusnya Menunggu Hasil MKMK |Republika OnlineKredibilitas dan marwah MK harus dijaga
Baca lebih lajut »
Siapkah Kita Sambut Ramadhan? |Republika OnlineApa yang harus disiapkan oleh umat muslim untuk menyambut Ramadhan?
Baca lebih lajut »
KPU Verifikasi Faktual 771 Bacalon Anggota DPD, 428 Belum Penuhi SyaratKPU mencatat ada 771 bakal calon anggota DPD di 38 provinsi yang telah melakukan verifikasi faktual pertama. Sebanyak 332 diantaranya telah memenuhi syarat.
Baca lebih lajut »