Kemendagri imbau masyarakat jangan mudah mengunggah data kependudukan seperti KTP
Kementerian Dalam Negeri mengimbau masyarakat jangan mudah mengunggah data kependudukan, seperti KTP elektronik , Kartu Keluarga atau Kartu Identitas Anak ke media sosial. Sebab, data itu akan muncul dalam mesin pencari Google sehingga mudah disalahgunakan bahkan diperjualbelikan.
Pernyataan Zudan menanggapi praktik jual beli data Nomor Induk Kependudukan , KTP-el dan KK oleh sebuah grup tertutup Dream Market Official yang viral hari-hari ini. Selama ini, kata Zudan, banyak sekali data dan gambar KTP-el serta KK berseliweran di Medsos dan laman pencarian Google. "Data KTP-el dan Nomor HP kita itu sudah kita sebarluaskan sendiri saat masuk hotel, perkantoran, dan lain-lain. Tak ada jaminan data tadi aman tidak dibagikan ke pihak lain sehingga muncul banyak penipuan," sebut Zudan.
Diketahui, sistem pengamanan data center Dukcapil dibuat berlapis, harus melalui tiga kali tahapan pindai sidik jari buat yang mau masuk ke data center. Dukcapil juga menggunakan jalur VPN saat berhubungan dengan operator.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Jangan Sembarang Unggah Data KTP-El di Medsos, Ini BahayanyaPemerintah pastikan data pribadi di Dukcapil tidak bocor.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Minta Masyarakat tak Unggah KTP-El dan KKKTP dan KK yang diunggah dapat disalahgunakan oleh para pemulung data.
Baca lebih lajut »
Viral Data e-KTP dan KK Warga Diperjualbelikan, Ini Respons KemendagriDi Twitter sedang viral isu data e-KTP dan kartu keluarga (KK) milik warga diperjualbelikan bebas. Apa respons Kemendagri? DataKependudukan Viral Kemendagri
Baca lebih lajut »
Viral Jual Beli Data e-KTP dan KK Warga Ditelusuri PolisiIsu jual beli data e-KTP dan kartu keluarga (KK) di media sosial (medsos) sedang ramai diperbincangkan netizen alias warganet.
Baca lebih lajut »
Kemendagri: Data KK dan e-KTP yang Diperjualbelikan Bukan dari DukcapilIsu jual beli data e-KTP dan KK di medsos sedang ramai diperbincangkan netizen. Kemendagri memastikan tidak pernah menjualbelikan data kependudukan.
Baca lebih lajut »
Kemendagri Imbau Masyarakat Tak Unggah Data Kependudukan di MedsosKemendagri mengimbau masyarakat tidak mudah mengunggah data kependudukan, seperti e-KTP, kartu keluarga (KK) ke media sosial...
Baca lebih lajut »