Seluk Beluk Cedera Kepala: Bagaimana Cara Kerja Glasgow Coma Scale? TempoTekno
TEMPO.CO, Jakarta - Berbicara tentang ketidaksadaran seseorang akibat tindakan kekerasan orang lain atau sebab lain yang mengakibatkan cedera kepala, maka dikenal salah satu istilah Glasgow Coma Scale disingkat GCS. GCS adalah suatu skala untuk mengukur tingkat kesadaran pasien yang digunakan secara luas di dunia medis. Skala ini menggunakan tiga parameter yaitu respon mata, respon verbal, dan respon motorik pasien untuk menentukan skor kesadaran total.
Pilihan editor : Apa Saja Gejala Gegar Otak?Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik Tempo.co Update untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram lebih dulu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Mengenal Glasgow Coma Scale, Alat Pengukur Kesadaran Pasien Cedera Otak atau KepalaGlasgow Coma Scale adalah metode yang digunakan untuk mengevaluasi tingkat kesadaran pasien dengan cedera kepala atau cedera otak.
Baca lebih lajut »
Kondisi David Sempat di Skala Terendah 3 Glasgow Coma Scale: Cedera Kepala BeratKetahui tentang Skala Terendah 3 Glasgow Coma Scale pada cedera kepala berat dan bagaimana hal ini memengaruhi kondisi pasien.
Baca lebih lajut »
Seluk-Beluk Pembunuhan Sadis Abby Choi, Siapa Dia dan Mengapa Dibunuh? |Republika OnlineAbby Choi dilaporkan hilang setelah tidak menjemput putrinya di sekolah.
Baca lebih lajut »
Dua Anggota MIND ID Kerja Sama dalam Pengembangan PLTSMIND ID sebagai Holding Industri Pertambangan di Indonesia terus mendorong tumbuhnya sinergi dan kolaborasi antar anggota MIND ID.
Baca lebih lajut »
Polisi: Jasad 2 Wanita Dicor dalam Rumah di Bekasi dalam Kondisi BertumpukanPolisi menemukan dua mayat wanita itu di bawah tangga sudah tertutup dengan semen atau dicor dalam kondisi yang masih basah.
Baca lebih lajut »
Kementan dan Peragi Dorong Produktivitas Melalui Inovasi dan Kepakaran IlmuKerja sama dengan berbagai stakeholder menjadi penting, salah satunya kerja sama dengan Perhimpunan Agronomi Indonesia (Peragi).
Baca lebih lajut »