Orang tua bocah tersebut mengucapkan terima kasih kepada Polresta Malang Kota.
REPUBLIKA.CO.ID, MALANG -- Seorang bocah laki-laki berinisial P dilaporkan mengalami gangguan belajar selama dua bulan terakhir. Anak berusia tujuh tahun tersebut menolak ke sekolah dan sulit belajar selama periode tersebut.
Bagian Tim Konselor, Aipda Muis Andhika mengatakan, Tim Konselor Psikologis bertugas setelah diutus Kapolresta Makota Kombes Pol Budi Hermanto. Mereka diminta untuk datang langsung memberikan pelayanan dan dukungan secara psikologis yakni Trauma Healing. Aipda Muis Andhika juga menyampaikan, timnya sudah memberikan konseling atau bimbingan secara psikologis bagi P supaya dia bisa mengatasi permasalahannya. Tim juga melakukan pendekatan secara ringan mengingat adik P masih berusia tujuh. Sebab itu, timnya harus bisa mengajak P mengobrol layaknya teman.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Rosario Kampung Halaman Lionel Messi, Mario Kempes, dan Che Guevara yang Mengerikan |Republika OnlineDari kota kecil inilah orang-orang hebat terbit dan menjadi sosok yang diagungkan.
Baca lebih lajut »
Animo Warga Tinggi, Armada Bus Wisata Macito Kota Malang Ditambah |Republika OnlinePemkot berencana menggandeng pihak ketiga untuk menambah dua armada baru.
Baca lebih lajut »
Pembakar Pacar Jadi DPO, Polisi: Lebih Baik Menyerahkan DiriSatreskrim Polresta Banjarmasin memasukkan pria bernisial UTG dalam daftar pencarian orang (DPO).
Baca lebih lajut »
Foto-Foto Banjir dan Longsor yang Tewaskan Tiga Orang di Kota Manado, Sulawesi UtaraBencana hidrometeorologi basah, banjir dan longsor melanda Kota Manado, Sulawesi Utara, pada Jumat pagi (27/1/2023). menyebabkan satu warga meninggal dunia.
Baca lebih lajut »
Lewat Program Sedekah Sayur, Orang Muda Ganjar Serap Hasil Panen Petani KotaPuluhan sukarelawan Orang Muda Ganjar (OMG) lainnya berkeliling ke Rusunawa Marunda membagikan sayuran secara gratis.
Baca lebih lajut »