Sekolah Semarang Tindak Lanjuti Instruksi Disdik, Selamat Tinggal Lato-lato lato-latodisekolah
jateng.jpnn.com, SEMARANG - Sejumlah lembaga pendidikan di Kota Semarang, Jawa Tengah, menindaklanjuti larangan permainan lato-lato di lingkungan sekolah karena aspek keamanan dan kelancaran kegiatan pembelajaran.
Menurut dia, larangan membawa dan memainkan lato-lato di sekolah sudah disampaikan melalui koordinator satuan pendidikan pada Selasa sore dan langsung dilaksanakan. Lato-lato adalah mainan berupa dua buah bola plastik berbobot padat keras dengan permukaan halus yang diikat seutas tali dengan cincin jari di tengah yang dimainkan dengan dibentur-benturkan.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sekolah di Semarang Larang Siswa Bawa Lato-lato ke Sekolah, Timbulkan Suara BisingPeserta didik dilarang membawa lato-lato dan diimbau agar bermain sesuai tempat, sehingga tidak menganggu orang lain.
Baca lebih lajut »
Marak Tindak Kekerasan dan Penjambretan di Bandung, Kapolda Jabar Minta Petugas Tindak TegasKendati sudah mengamankan beberapa pelaku, Kapolda Suntana mengungkapkan terus meningkatkan optimalisasi Patroli kepolisian di jalanan.
Baca lebih lajut »
Penculik Bocah di Semarang Digulung Polisi, Ternyata!Pria paruh baya yang menculik bocah 8 tahun di Semarang akhirnya digulung jajaran Polsek Semarang Utara.
Baca lebih lajut »
Diringkus, 3 Pencuri Spesialis Pembobol Sekolah di Kabupaten SemarangDiringkus, 3 Pencuri Spesialis Pembobol Sekolah di Kabupaten Semarang
Baca lebih lajut »
Siswa Siswi di Kota Semarang Dilarang Keras Bawa lato-Lato ke Sekolah | merdeka.comLarangan tersebut telah disampaikan Disdik Kota Semarang melalui koordinator-koordinator satuan pendidikan (korsatpen) untuk disampaikan kepada sekolah di seluruh jenjang pendidikan.
Baca lebih lajut »
Sedang Tren, Lato-Lato Terlarang di Sekolah SemarangDinas Pendidikan Kota Semarang mengeluarkan larangan untuk tidak membawa permainan yang sedang tren, lato-lato, ke sekolah.
Baca lebih lajut »