Kader PDI-P diminta bersiap diri karena Megawati bisa kapan saja umumkan nama capres.
Ia memberikan sinyal ihwal kapan pengumuman itu akan dilakukan oleh Megawati. Salah satunya seperti pada Mei, Juni, dan Agustus 2023.
Menurut dia, momentum yang tepat itu bisa kapan saja, dan keputusan akan diambil dengan berbagai pertimbangan, baik pertimbangan terhadap dinamika dunia maupun nasional, mempertimbangkan berbagai kriteria kepemimpinan diikuti dengan refleksi dan doa, berkomunikasi transendental dengan Yang Mahakuasa.
"Lembaga strategis tersebut berfungsi menjadi Kawah Candradimuka para pemimpin, baik sipil, militer, kelompok fungsional progesional, pusat, daerah, dan semua di-blended menjadi calon pemimpin dengan kesadaran geopolitik. Ini salah satu contoh momen historis yang ada," ujar Hasto.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Sinyal Pengumuman Capres PDIP untuk Pemilu 2024, Dilakukan di Waktu IniSekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto menegaskan agar seluruh anggota dan kader PDIP dapat menyikapi dengan bijak terhadap berbagai isu capres dan cawapres sebagai bagian dinamika politik nasional.
Baca lebih lajut »
Sekjen PDIP: Pengumuman Capres oleh Megawati Bisa Kapan SajaSekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menegaskan seluruh anggota dan kader bersikap bijak terhadap berbagai isu capres.
Baca lebih lajut »
Hasto Beri Sinyal Pengumuman Capres PDIP Pada Mei dan JuniSekjen PDIP Hasto Kristiyanto menegaskan agar seluruh kader Partai dapat menyikapi dengan bijak, terhadap berbagai isu capres dan cawapres.
Baca lebih lajut »
PDI-P Diyakini Tak Akan Pusing soal Koalisi Besar, Usung Capres Harga MatiPengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno yakin PDI Perjuangan tak akan dipusingkan dengan urusan koalisi Pemilu 2024, termasuk wacana koalisi besar. Nasional PDIP
Baca lebih lajut »
Pemprov DKI Hapus Jalur Sepeda di Santa, PDI-P DPRD DKI: Mungkin Penggunaannya Tak MaksimalKetua Fraksi PDI-P DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono menganggap Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi memiliki pertimbangan tersendiri saat menghapuskan jalur sepeda dan pedestrian di persimpangan Pasar Santa, Jakarta Selatan. Megapolitan JalurSepedaDihapus
Baca lebih lajut »