Negara-negara Arab di Teluk Persia umumnya berdiam diri melihat tindakan India mencabut status otonomi di Kashmir dan memutuskan hubungan kawasan itu dengan dunia luar. Tiadanya tanggapan itu mungki
Negara-negara Arab di Teluk Persia umumnya berdiam diri melihat tindakan India mencabut status otonomi di Kashmir dan memutuskan hubungan kawasan itu dengan dunia luar.
Tiadanya tanggapan itu mungkin disebabkan hubungan dagang dengan India yang mencapai AS$100 miliar tiap tahun, sehingga India menjadi salah satu mitra dagang Teluk Persia yang paling besar. Arab Saudi mendesak supaya masing-masing pihak menahan diri dan menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ketegangan. Tapi Kuwait, Qatar, Bahrain dan Oman belum mengeluarkan pernyataan apa pun. Uni Emirat Arab bahkan terang-terangan berpihak pada India dan menyebut perubahan status Kashmir itu adalah urusan dalam negeri India.
Perdana Menteri Pakistan Imran Khan telah minta bantuan Arab Saudi dan Bahrain untuk membahas tindakan India di Kashmir itu. Khan, Kamis , mengecam dunia internasional yang tampaknya bergeming saja melihat perkembangan di Kashmir, dan bertanya apakah dunia sudah siap untuk menyaksikan pembantaian dan pembersihan etnis warga Muslim seperti yang dulu terjadi di Srebrenica, ketika terjadi perang Bosnia pada 1990-an.
“Saya ingin mengingatkan dunia internasional, kalau hal ini terjadi lagi, dampaknya bagi dunia Muslim akan sangat besar dan akan memicu siklus kekerasan dan radikalisasi,” kata Khan lewat Twitter.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Negara-negara Pasifik Selatan Desak Australia Atasi Perubahan IklimNegara-negara Pasifik Selatan telah meminta Australia melakukan bagiannya untuk mengatasi pemanasan global dengan membatasi...
Baca lebih lajut »
Begini Cara Arab Saudi Amankan Ibadah HajiArab Saudi mendirikan sebuah pusat layanan dan pengendalian demi mengamakan pelaksanaan ibadah haji yang manarik 2,5 juta jamaah.
Baca lebih lajut »
Pemerintah Arab Saudi uji coba 'fast track' pemulangan jamaah hajiPemerintah Arab Saudi melakukan uji coba “fast track” atau jalur cepat untuk proses pemulangan jamaah haji termasuk dari Indonesia.\r\n\r\n“Pada ...
Baca lebih lajut »
AS Apresiasi Layanan Haji Arab SaudiAS melalui dubes di Saudi mengucapkan terima kasih atas layanan terhadap jamaah haji.
Baca lebih lajut »