Pemprov DKI catat 6 kasus positif Hantavirus di Jakarta. Simak gejala, cara penularan dari tikus, dan langkah pencegahan agar keluarga tetap aman.
ILUSTRASI. Sejauh ini Hantavirus tidak bisa menular dari manusia ke manusia. Sehingga penularannya berbeda dengan coronavirus. JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta mencatat ada 6 kasus konfirmasi positif Hantavirus sejak periode 2024 hingga minggu ke-16 tahun 2026.
Kabar ini mencuat setelah Kementerian Kesehatan melaporkan adanya tambahan kasus suspek baru di Jakarta Utara yang kini tengah dalam pemeriksaan intensif. Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim menegaskan, Pemprov terus memantau pergerakan Hantavirus virus ini secara aktif.
'Secara kumulatif, DKI Jakarta mencatat 6 kasus positif sejak 2024 hingga minggu ke-16 tahun 2026 ,' ujar Chico kepada JawaPos.com, Jumat . Baca Juga: Ini Daftar Penumpang dan Kru MV Hondius dari 28 Negara: Inggris, AS dan Filipina Terbanyak! Koordinasi ketat juga dilakukan mulai dari tingkat puskesmas hingga pusat.
'Pemprov DKI Jakarta memantau secara aktif perkembangan kasus suspek Hantavirus, termasuk satu kasus suspek di Jakarta Utara yang dilaporkan Kemenkes. Kami terus berkoordinasi erat dengan Kementerian Kesehatan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dan puskesmas setempat,' kata Chico. Hingga saat ini, dua kasus suspek terbar, salah satunya di Jakarta Utara, masih menunggu hasil uji laboratorium. Meskipun ada riwayat 6 kasus positif sejak 2024, Chico memastikan semua kasus terdahulu telah ditangani dengan baik dan belum ada penambahan pasien positif baru pada minggu ini.
Mengenal Hantavirus dan Risiko Penularannya Hantavirus bukanlah penyakit yang bisa disepelekan. Virus ini dibawa oleh hewan pengerat seperti tikus dan celurut. Manusia bisa terinfeksi jika menghirup udara yang terkontaminasi atau kontak langsung dengan urine, kotoran, dan air liur tikus yang terinfeksi. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menjelaskan saat ini terdapat dua tambahan kasus suspek Hantavirus di Indonesia pada Minggu ke -16 2026.
Masing-masing di Jakarta Utara, DKI Jakarta dan Kulon Progo, DI Yogyakarta. Kedua kasus tersebut saat ini masih dalam tahap pemeriksaan laboratorium.
'Saat ini ada 2 kasus suspek hantavirus di Indonesia,' kata Aji Muhawarman saat dihubungi pada Rabu . Secara kumulatif, sejak 2024 hingga kini, terdapat 23 kasus positif dari 251 suspek yang tersebar di 9 provinsi. Jakarta dan DI Yogyakarta menjadi wilayah dengan temuan kasus tertinggi, yakni masing-masing 6 kasus. Gejala yang muncul biasanya berupa demam tinggi mendadak, sakit kepala hebat, nyeri otot, hingga sesak napas.
Dalam kondisi berat, virus ini bisa menyebabkan gangguan ginjal yang fatal. Benarkah Bisa Menular Antarmanusia? Kabar baiknya, risiko penularan antarmanusia masih sangat kecil. Hal ini ditegaskan oleh Guru Besar FKM UI, Prof. Wiku Adisasmito.
Beliau menyebut Hantavirus murni penyakit zoonosis yang bersumber dari hewan.
'Belum bisa disebut seperti itu ,' kata Prof. Wiku. Menurutnya, potensi tersebut sangat terbatas dan sejarah penularan antarmanusia sangat kecil, sehingga fokus utama tetap pada kebersihan lingkungan dari tikus. Tips Mencegah Hantavirus di Rumah Pemprov DKI Jakarta mengimbau warga untuk tidak panik namun tetap waspada dengan melakukan langkah-langkah berikut: - Kendali Tikus: Tutup semua lubang di rumah, gunakan perangkap, dan jangan menumpuk barang bekas di tempat gelap.
- Kebersihan Lingkungan: Selalu tutup makanan dengan rapat dan buang sampah pada tempatnya. - Gunakan APD: Pakai masker dan sarung tangan saat membersihkan area yang dicurigai menjadi sarang tikus. - PHBS: Rajin cuci tangan pakai sabun dan pastikan mengonsumsi makanan yang dimasak matang. Situasi di Jakarta saat ini dinyatakan masih terkendali.
Namun, jika Anda mengalami demam tinggi dan nyeri otot setelah berinteraksi dengan area yang banyak tikusnya, segera datangi fasilitas kesehatan terdekat untuk pemeriksaan lebih lanjut.
United States Latest News, United States Headlines
Similar News:You can also read news stories similar to this one that we have collected from other news sources.
Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan YogyakartaKemenkes laporkan 2 kasus suspek hantavirus di Jakarta dan Yogyakarta. Simak update penyebaran virus, gejala, dan langkah pencegahan terkini di Indonesia.
Read more »
Dikaitkan Sejak 2024! Ini Alasan Persija Jakarta Dikabarkan Nekat Tikung Persebaya Surabaya demi Victor DethanPersija Jakarta sukses menikung Persebaya Surabaya untuk mengamankan winger muda Victor Dethan dari PSM Makassar demi musim yang penuh tantangan.
Read more »
Suspek Hantavirus Muncul di Jakarta Utara, Pemprov DKI Akui Masih Tahap Pemeriksaan LabPemprov DKI pantau suspek Hantavirus di Jakarta Utara. Simak gejala, penularan dari tikus, dan cara pencegahan agar tetap aman dari penyakit berbahaya.
Read more »
23 Kasus Positif Hantavirus di Indonesia, DKI Jakarta dan DI Yogyakarta Terbanyak23 kasus positif hantavirus ditemukan di Indonesia sepanjang 2024 hingga minggu ke-16 tahun 2026, dengan kasus terbanyak di DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. Tidak terdapat penambahan kasus konfirmasi pada pekan ini.
Read more »




