Dedolarisasi menjadi tren di beberapa negara. Ramai-ramai mata uang dolar AS ditinggalkan sebagai alat transaksi perdagangan. DolarAS
Menteri Ekonomi Argentina Sergio Massa menyatakan, langkah ini dilakukan untuk menekan cadangan dolar AS negara yang semakin berkurang. Pemerintah Argentina mengungkapkan transaksi impor April, negara sudah membayar dengan yuan yang setara dengan US$ 1 miliar. Ke depan impor bulanan Argentina dari China US$ 790 juta akan dibayarkan dalam yuan.
Artinya, ada permintaan dolar AS sebesar US$ 171 miliar yang hilang dalam perdagangan global. Kesepakatan tersebut jelas sebuah kemenangan bagi kampanye pengurangan penggunaan dolar AS.Selain dengan Brasil, China juga merayu Arab Saudi untuk menggunakan mata uang yuan untuk membeli minyak.Namun, ketidaksenangan Negeri Raja Salman pada komitmen keamanan AS pada kerajaan beberapa dekade ini membuat pembicaraan dengan China kian gencar.
Pemerintah China banyak mengimpor gas dan minyak mentah dari Rusia. Wakil Perdana Menteri Rusia Alexander Novak mengatakan pembayaran menggunakan yuan dan rubel.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Perang Sudan Menggila! Ramai-Ramai Negara Evakuasi WarganyaUpaya kudeta yang berujung pada perang saudara di Sudan telah memaksa sejumlah negara, termasuk Indonesia, mengevakuasi warganya yang tinggal di sana.
Baca lebih lajut »
Infografis Ramai-Ramai Ungsikan Warga Negara dari Perang Saudara di SudanBanyak negara berebut mengeluarkan diplomat dan warga negara masing-masing dengan selamat. Mengirim bala bantuan berupa pesawat hingga kapal untuk mengangkut mereka keluar dari situasi pertempuran perang saudara di Sudan.
Baca lebih lajut »
Negara Ini Mulai Pakai Yuan untuk Impor, Bukti Dedolarisasi?Argentina akan mulai membayar impor China dalam yuan dibandingkan dengan dolar AS.
Baca lebih lajut »
Bukti Daya Tarik BRICS untuk Melawan Amerika SerikatSebanyak 19 negara menyatakan minat untuk bergabung BRICS di tengah meningkatnya tren dedolarisasi.
Baca lebih lajut »
Sanksi UE Mulai Bikin Miliarder Rusia Kepanasan, Ramai-ramai Ajukan BandingMiliarder Rusia, Dmitry Pumpyansky menyerang balik sanksi Uni Eropa (UE) terhadap dirinya beserta keluarga, dengan menyebutnya sebagai tindakan kepada korban tak...
Baca lebih lajut »
DPR Ramai-ramai Desak Sanksi Tegas Peneliti BRIN yang Ancam Warga MuhammadiyahPernyataan oknum peneliti BRIN dinilai telah mengancam perbedaan sikap beragama di Indonesia. - Halaman 1
Baca lebih lajut »