Sejumlah merek motor listrik digawangi oleh emiten di bidang energi dan pertambangan batu bara, berkolaborasi dengan berbagai perusahan startup.
Bagikan A- A+ Bisnis.com, JAKARTA - Sejumlah emiten berlomba-lomba terjun melakukan ekspansi bisnis ke sektor kendaraan listrik . Pasalnya, bergulirnya program elektrifikasi membuat prospek bisnis kendaraan listrik semakin menjanjikan. Saat ini, mayoritas perusahaan masih mendatangkan produk secara impor utuh maupun rakitan .
Sejauh ini, Electrum telah menyuplai lebih dari 500 motor listrik kepada mitra pengemudi Gojek, dan Bank Jago yang dapat menjadi mitra pembiayaan di masa depan. Bahkan, ke depannya Electrum menargetkan bisa memasok 2 juta unit motor listrik untuk kebutuhan di dalam negeri. PT Electra Mobilitas Indonesia sebagai produsen motor listrik INDY memiliki belanja modal yang cukup tinggi, yakni senilai US$12 juta atau sekitar Rp182,4 miliar . Perusahaan menargetkan pendapatan dari bisnis motor listrik itu menjadi kontributor terbesar setelah bisnis batu bara.
PT Volta Indonesia memaparkan strategi untuk membidik pasar kendaraan listrik dengan harga terjangkau melalui program motor listrik Volta Plus+. Volta optimis dapat diterima dengan baik oleh pasar, mengingat Volta menawarkan nilai ekonomi yang baik dan ekosistem stasiun pengisian dan penggantian baterai yang lengkap.
Kementerian BUMN berencana untuk menambah suntikan modal untuk pabrik motor listrik Gesits yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat untuk mempercepat pembentukan ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Tancap Gas, Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Diramal 6 Persen Kuartal III/2022Sederet faktor digadang-gadang menjadi pendongkrak pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III/2022.
Baca lebih lajut »
Menuju Swasembada Jagung, Syngenta Andalkan Sederet Program KomprehensifTidak hanya menjadi produsen benih jagung berkualitas unggul, Syngenta Indonesia juga berperan dalam pengembangan sektor ini.
Baca lebih lajut »
Sederet Kasus Robot Trading yang Sempat Geger: Fahrenheit hingga Net89Sudah beberapa kali kasus robot trading muncul di Indonesia. Korbannya tidak sedikit dan uang yang lenyap mencapai miliaran bahkan triliunan rupiah.
Baca lebih lajut »
Universitas Prasetiya Mulya Gelar Forum Ilmiah Bahas Bisnis KeluargaUniversitas Prasetiya Mulya dan Nagoya University of Commerce and Business (NUCB) sepakat untuk menguatkan peran bisnis keluarga pada kemajuan negara.
Baca lebih lajut »
Universitas Prasetiya Mulya Gelar Forum Ilmiah Bahas Bisnis KeluargaUniversitas Prasetiya Mulya dan Nagoya University of Commerce and Business (NUCB) sepakat untuk menguatkan peran bisnis keluarga pada kemajuan negara.
Baca lebih lajut »