Sea Group Indonesia Gencarkan Edukasi untuk Tingkatkan Ekspor UMKM Sindonews BukanBeritaBiasa .
JAKARTA - Sea Group Indonesia melalui unit usaha e-commerce, Shopee , turut serta dalam mendukung upaya peningkatan ekspor pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Tanah Air. Sea Group Indonesia menekankan pentingnya edukasi untuk mencapai hal tersebut.
Chairman of The Sea Group Indonesia Pandu Patria Sjahrir mengatakan, e-commerce merupakan salah salah satu wadah untuk menggerakkan UMKM. Selain itu, dia menyebut pentingnya melakukan edukasi terhadap UMKM untuk pembinaan dari hulu ke hilir."Jadi, yang paling penting adalah edukasi. Dari edukasi kita juga harus menilai dan terakhirnya kita harus melakukan biar UMKM kita ini siap ekspor.
Pandu menambahkan, selain edukasi, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan beberapa daerah, seperti membangun 5.000 desa digital dan mendirikan pusat edukasi ekspor. "Kita sudah bangun kurang lebih 5.000 desa digital, dan di Surakarta kami membuat semacam education export center karena itu lebih dari 10.000 eksportir yang sekarang bisa membangun," kata dia.Selain edukasi, Pandu juga menyinggung pentingnya akses permodalan kepada pelaku UMKM. Ke depannya, seluruh stakeholder harus menyusun strategi untuk dapat memudahkan pinjaman modal kepada pelaku UMKM.
"Karena yes sekarang mereka sudah masuk platform online, tapi yang paling penting adalah kita bisa memberikan pinjaman yang pas. Nah kita sekarang kurang lebih karena gerakan bangga buatan Indonesia sudah hampir 10 juta UMKM yang masuk online. Tugas kita ke depan adalah melakukan pinjaman modal," ucapnya.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
5 Fakta Lion Air Group Rumahkan 8.050 KaryawanLion Air Group merumahkan 8.050 karyawan mereka di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung saat ini. TempoBisnis
Baca lebih lajut »
Penerbangan Sepi, Lion Air Group Rumahkan hingga 8.000 PegawaiLion Air merumahkan karyawan menurut beban kerja (load) di unit masing-masing yaitu kurang lebih persentase 25-35% karyawan dari 23.000 karyawan. lionair
Baca lebih lajut »
Terhantam Pandemi Covid-19, Lion Air Group Rumahkan 8.000 Karyawan - Tribunnews.comPenurunan penumpang yang berdampak terhadap pendapatan perusahaan juga menjadi alasan Lion Air Group merumahkan para karyawannya
Baca lebih lajut »
Terima Direksi WIR Group, Ketua MPR Dukung Pemanfaatan Teknologi Augmented RealityTeknologi augmented reality (AR) penting untuk mendukung perekonomian Indonesia, serta memberikan solusi berbagai sektor industri. MPRRI
Baca lebih lajut »
BPJAMSOSTEK Dukung Perekonomian Nasional Melalui Kerja Sama Investasi dengan Pertamina GroupKerja sama ini ditujukan untuk mensinergikan sumber daya yang dimiliki dalam melakukan kerja sama investasi khususnya melalui instrumen investasi langsung.
Baca lebih lajut »
Lion Air Group Rumahkan 8.000 KaryawanLion Air Group beroperasi secara bertahap, 10-15% dari kapasitas normal sebelum pandemi Covid-19 yang rata-rata 1.400 penerbangan per hari.
Baca lebih lajut »