Hewan yang terinfeksi COVID-19 tidak akan menularkan Virus Corona ke manusia
Liputan6.com, Jakarta - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 menegaskan bahwa tidak ada bukti hewan yang terinfeksi COVID-19 dapat menularkan virus Corona atau SARS-CoV-2 ke manusia.
Masyarakat yang memelihara hewan kesayangannya diimbau tidak perlu takut dan panik. Tetap selalu merawat dan memenuhi kesejahteraan hewan peliharaan.Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.2 dari 6 halamanBatasan Kontak Fisik dengan Hewan PeliharaanSebagai upaya keamanan, para pemilik hewan yang dinyatakan positif COVID-19 diminta tidak melakukan kontak dengan hewan peliharaannya.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta Suzi Marsitawati mengungkapkan, awalnya harimau Sumatera Tino yang pertama kali mengalami gejala COVID-19 pada 9 Juli 2021. Dua hari kemudian, harimau Hari mengalami gejala COVID-19."Pada tanggal 14 Juli, kami lakukan pengambilan sampel dengan di-swab kemudian dikirim ke laboratorium Pusat Studi Satwa Primata, IPB Bogor. Lalu, hasilnya keluar tanggal 15 Juli yang menyatakan bahwa kedua satwa tersebut terpapar COVID-19," kata Suzi.
Berbagai studi infeksi eksperimental, seperti virus pernapasan lainnya, SARS-CoV-2 ditularkan ke hewan dan antar hewan melalui kontak langsung, misalnya, tetesan/air liur. Faktor lain juga dipengaruhi aerosol yang dapat bertahan di lingkungan tertutup untuk beberapa waktu.
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Kematian Covid-19 Tinggi, Jateng Prioritaskan Vaksinasi Covid-19 untuk LansiaPemerintah Provinsi Jawa Tengah memprioritaskan vaksinasi Covid-19 bagi warga lanjut usia untuk menekan angka kematian akibat Covid-19
Baca lebih lajut »
Satgas: Belum Terbukti Hewan Positif Covid-19 Bisa Tularkan Virus ke ManusiaWiku mengimbau masyarakat tidak panik jika hewan peliharaan terkena covid-19. Ia meminta pemilik hewan terus rajin merawatnya.
Baca lebih lajut »
Pakar: Perlu segera dikembangkan vaksin COVID-19 untuk hewanBerkaca dari kasus positif COVID-19 pada harimau di Ragunan, pakar mengatakan perlu adanya pengembangan vaksin COVID-19 untuk hewan demi antisipasi risiko penularan penyakit tersebut.
Baca lebih lajut »
Satgas: Kasus Positif dan Positivity Rate Covid-19 Turun 2 Pekan TerakhirWiku juga mengungkapkan, dari 34 provinsi ada sebanyak delapan provinsi yang mencatatkan penurunan kasus positif dua pekan berturut-turut.
Baca lebih lajut »
Satgas COVID-19 DPR RI tinjau pengiriman alat kesehatan di pelabuhanWakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad bersama Satgas Lawan COVID-19 meninjau Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai (KPU BC) Tanjung Priok untuk ...
Baca lebih lajut »