Satgas: 36 Warga Kepri Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron |Republika Online

Indonesia Berita Berita

Satgas: 36 Warga Kepri Terinfeksi Covid-19 Varian Omicron |Republika Online
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 republikaonline
  • ⏱ Reading Time:
  • 67 sec. here
  • 3 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 30%
  • Publisher: 63%

Ada lima orang pekerja migran Indonesia (PMI) dari Malaysia yang terdeteksi Omicron.

REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNGPINANG -- Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau mencatat 36 warga dari 69 warga terpapar Covid-19 di wilayah itu, terinfeksi varian Omicron. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kepri Tjetjep Yudiana di Tanjungpinang, Senin mengatakan, 36 kasus Omicron di wilayah itu terdiri atas 34 orang warga Kota Batam, satu warga Kabupaten Karimun dan satu warga Kabupaten Bintan.

"Ada lima orang pekerja migran Indonesia dari Malaysia yang terdeteksi terinfeksi Omicron setelah diperiksa di Batam. Mereka sudah ditangani secara maksimal," ujar mantan Kepala Dinas Kesehatan Kepri itu. Baca Juga Tjetjep menjelaskan bahwa Omicron jauh lebih mudah menular dibanding varian Covid-19 lainnya. Namun sejumlah pasien yang terinfeksi Omicron, tidak bergejala."Ada beberapa yang batuk dan flu, namun tidak dirawat di rumah sakit," ucapnya.

Total jumlah pasien Covid-19 di Kepri sejak pandemi sampai sekarang mencapai 53.988 orang. Mereka tersebar di Batam 25.997 orang, Tanjungpinang 10.244 orang, Bintan 5.592 orang, Karimun 5.499 orang, Anambas 1.846 orang, Lingga 2.310 orang, dan Natuna 2.500 orang. Total jumlah pasien yang sembuh dari Covid-19 sejak pandemi mencapai 52.160 orang, tersebar di Batam 25.113 orang, Tanjungpinang 9.831 orang, Bintan 5.405 orang, Karimun 5.334 orang, Anambas 1.799 orang, Lingga 2.

Total jumlah pasien yang meninggal dunia sejak pandemi Covid-19 sebanyak 1.759 orang. Mereka tersebar di Batam 842 orang, Tanjungpinang 402 orang, Bintan 180 orang, Karimun 161 orang, Anambas 47 orang, Lingga 85 orang dan Natuna 42 orang."Kami imbau seluruh warga untuk tetap konsisten menerapkan protokol kesehatan dan menghindari kerumunan," tuturnya.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

republikaonline /  🏆 16. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

Epidemiolog tak Kaget Sub Varian Omicron BA.2 Sudah Ada di Indonesia |Republika OnlineEpidemiolog tak Kaget Sub Varian Omicron BA.2 Sudah Ada di Indonesia |Republika OnlineSebelumnya, menkes mengonfirmasi bahwa sub varian Omicron BA.2 sudah ada di Indonesia
Baca lebih lajut »

Wali Kota Salatiga Sebut Ada Kesalahan Input Data Pasien Omicron |Republika OnlineWali Kota Salatiga Sebut Ada Kesalahan Input Data Pasien Omicron |Republika OnlineWali Kota Salatiga pastikan warganya belum ada yang terpapar Omicron
Baca lebih lajut »

Ada Kabar Covid-19 Omicron Muncul di Salatiga, Begni Klarifikasi Wali KotaAda Kabar Covid-19 Omicron Muncul di Salatiga, Begni Klarifikasi Wali KotaSebelumnya, Salatiga mengumumkan ada dua warga yang dinyatakan positif Covid-19 varian Omicron.
Baca lebih lajut »

Kemenkes: Risiko Kematian Akibat Omicron Tetap Ada, Masyarakat yang Bergejala Segera Tes!Kemenkes: Risiko Kematian Akibat Omicron Tetap Ada, Masyarakat yang Bergejala Segera Tes!Varian Omicron umumnya memiliki gejala ringan tapi tetap berisiko berat bahkan memicu kematian, masyarakat yang bergejala diminta segera memeriksakan diri. / Nasional JernihkanHarapan
Baca lebih lajut »

Hary Tanoe: Selama NKRI Ada, Perindo Tetap Harus AdaHary Tanoe: Selama NKRI Ada, Perindo Tetap Harus AdaHary Tanoe meminta segenap jajarannya, baik di tingkat pusat, wilayah atau daerah untuk melakukan penguatan organisasi. Ia menegaskan Perindo akan terus ada selama...
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-28 16:35:35