Saran IMF supaya Pemerintah Tinjau Ulang Larangan Ekspor Bijih Nikel Dianggap Menghambat Hilirisasi

Indonesia Berita Berita

Saran IMF supaya Pemerintah Tinjau Ulang Larangan Ekspor Bijih Nikel Dianggap Menghambat Hilirisasi
Indonesia Berita Terbaru,Indonesia Berita utama
  • 📰 tempodotco
  • ⏱ Reading Time:
  • 24 sec. here
  • 2 min. at publisher
  • 📊 Quality Score:
  • News: 13%
  • Publisher: 63%

Saran IMF supaya Pemerintah Tinjau Ulang Larangan Ekspor Bijih Nikel Dianggap Menghambat Hilirisasi TempoBisnis

TEMPO.CO, Jakarta - Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada, Fahmy Radhi menanggapi soal permintaan International Monetary Fund yang meminta Indonesia meninjau ulang kebijakan larangan ekspor mineral mentah, termasuk ekspor bijih nikel. Menurut Fahmy, Intervensi IMF tersebut tidak hanya menghambat program hilirisasi, tapi juga menghalangi Indonesia menjadi negara maju. 'Hanya satu kata, lawan cawe-cawe IMF hambat program hilirisasi.

Kendati kalah di Forum WTO, pemerintah tetap melanjutkan pelarangan ekspor seluruh hasil tambang dan mineral. Selain peninjauan ulang larangan ekspor bijih nikel, IMF juga merekomendasikan kebijakan pelarangan ekspor bijih nikel yang berlandaskan analisis biaya dan manfaat. IMF juga berharap pemerintah Indonesia mempertimbangkan dampak-dampak kebijakan tersebut terhadap wilayah lain. Permintaan itu tertuang dalam dokumen berjudul IMF Executive Board Concludes 2023.

Berita ini telah kami rangkum agar Anda dapat membacanya dengan cepat. Jika Anda tertarik dengan beritanya, Anda dapat membaca teks lengkapnya di sini. Baca lebih lajut:

tempodotco /  🏆 12. in İD

Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama

Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.

HIPMI Dukung Sikap Tegas Bahlil Tolak Permintaan IMF soal Hilirisasi - Jawa PosHIPMI Dukung Sikap Tegas Bahlil Tolak Permintaan IMF soal Hilirisasi - Jawa PosBahlil tidak akan mengikuti saran IMF soal pelarangan ekspor bahan mentahdan melanjutkan kebijakan yang sudah berjalan.
Baca lebih lajut »

Partai Garuda: Saran IMF Tidak Perlu Ditanggapi BerlebihanPartai Garuda: Saran IMF Tidak Perlu Ditanggapi BerlebihanPartai Garuda merespons rekomendasi International Monetary Fund (IMF) atas kebijakan larangan ekspor nikel. Menurut Partai Garuda, pemerintah tidak perlu menanggapinya secara berlebihan. Sindonews news .
Baca lebih lajut »

Forum Milenial Nusantara Dukung Kebijakan Pemerintah Indonesia Tolak Permintaan IMF Cabut Larangan Ekspor NikelForum Milenial Nusantara Dukung Kebijakan Pemerintah Indonesia Tolak Permintaan IMF Cabut Larangan Ekspor NikelFounder Forum Milenial Nusantara Abdul Hakim El mendukung langkah tegas pemerintahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi untuk tetap melanjutkan kebijakan pelarangan ekspor nikel dan fokus terhadap program hilirisasi menjadikan Indonesia sebagai negara maju.
Baca lebih lajut »

Sepakat dengan IMF, Ekonom Minta Pemerintah Evaluasi HilirisasiSepakat dengan IMF, Ekonom Minta Pemerintah Evaluasi HilirisasiEkonom CELIOS minta pemerintah evaluasi kebijakan hilirisasi dan larangan ekspor, seperti yang disarankan oleh IMF.
Baca lebih lajut »

Terungkap! Dibalik Alasan IMF Minta Setop Hilirisasi JokowiTerungkap! Dibalik Alasan IMF Minta Setop Hilirisasi JokowiKemungkinan, ini yang jadi alasan IMF meminta pemerintah RI setop hilirisasi pertambangan
Baca lebih lajut »

IMF Minta RI Hentikan Larangan Ekspor Nikel, Begini Respons MendagIMF Minta RI Hentikan Larangan Ekspor Nikel, Begini Respons MendagPermintaan IMF agar pemerintah Indonesia meghentikan kebijakan larangan ekspor mineral mentah mendapat respons dari Mendag. Ini kata Mendag.
Baca lebih lajut »



Render Time: 2025-02-27 05:25:46