Sampah yang menumpuk di Pondok Cabe Udik dikeluhkan warga. Pemilik lahan mengatakan sengaja melakukan itu sebagai bentuk protes terhadap pengelola tol.
Sadeli mengatakan lahan miliknya seluas 4.920 meter digunakan oleh pihak tol. Namun, semenjak 2015, ganti rugi belum juga diberikan.doang akhirnya saya meminta suatu surat tanah kita belum dibayar.Sadeli mengungkapkan, sampah sebagian datang dari warga sekitar. Ia pun menyediakan lahan tersebut sebagai tempat pembuangan sampah agar warga sekitar tidak perlu menyewa lahan kepada pihak lain.ke orang-orang," ungkapnya.
Sadeli menegaskan akan menutup tempat pembuangan sampah itu bila pihak tol telah memberikan ganti rugi. Bahkan ia berniat menjadikan lahan tersebut sebagai tempat rekreasi.sebut. Jadi Pak Sadeli ini apabila tol mengeluarkan haknya akan lokasi di pembuangan sampah akan dibangun taman rekreasi. Intinya itu
Indonesia Berita Terbaru, Indonesia Berita utama
Similar News:Anda juga dapat membaca berita serupa dengan ini yang kami kumpulkan dari sumber berita lain.
Pemkot Minta TPS Ilegal Pondok Cabe Udik Ditutup, Pemilik MenolakPemkot Tangsel telah bertemu dengan pemilik TPS ilegal di Pondok Cabe Udik agar menutup area pembuangan sampah. Namun, pemilik menolak.
Baca lebih lajut »
Warga Ngeluh Bau Sampah di Pinggir Tol Pondok Cabe: Sudah Kayak BantargebangWarga mengeluhkan bau menyengat dari tempat pembuangan sampah di dekat tol Pondok Cabe-Cinere. Warga menyamakan tumpukan sampah itu seperti di Bantargebang.
Baca lebih lajut »
Pengelola Tol Jelaskan soal Ganti Rugi terkait TPS Ilegal di TangselPengelola Tol Serpong-Cinere menjelaskan soal ganti rugi yang sebelumnya disinggung oleh pemilik TPS ilegal di Pondok Cabe Udik, Tangsel.
Baca lebih lajut »
Tangsel Lirik Budidaya ”Maggot” untuk Solusi Atasi Sampah OrganikPemkot Tangsel kini mulai melirik pembudidaya ”maggot” untuk mengatasi persoalan sampah organik. Apalagi, sebanyak 49,71 persen sampah yang dihasilkan merupakan sampah organik. Metropolitan AdadiKompas
Baca lebih lajut »
Tradisi Jelang Ramadhan, Pondok Pesantren Modern Selamat Kendal Beri 1.700 ke Santrinya: Hati Sempat BergetarMalik, santri asal Jawa Timur, langsung menangis saat diberi sajadah disertai pesan supaya rajin shalat 5 waktu.
Baca lebih lajut »